Politik

Budi Arie Minta Maaf soal Ucapan 'Lebih Cepat dari 2029', Tegaskan Tak Ada Kaitannya dengan Jokowi

Ketua Umum Relawan Projo, Budi Arie Setiadi, meminta maaf atas kehebohan yang muncul akibat pernyataannya mengenai adanya “patahan sejarah” dan insting politik yang disebutnya bisa terjadi lebih cepat dari 2029.

Budi Arie Minta Maaf soal Ucapan 'Lebih Cepat dari 2029', Tegaskan Tak Ada Kaitannya dengan Jokowi

Mantan Menteri Koperasi serta mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) itu kemudian mengungkapkan kekhawatirannya terhadap apa yang ia sebut sebagai “patahan sejarah”.

Menurut Budi Arie, kondisi masyarakat saat ini perlu menjadi perhatian karena dinilainya tidak berada dalam situasi normal.

“Saya pengalaman dengan gerakan sejarah, ada yang abnormal saat di tengah masyarakat,” tuturnya.

Ia kemudian mengambil contoh perubahan politik yang terjadi pada akhir era Orde Baru. Menurutnya, perubahan dapat berlangsung lebih cepat dari perkiraan apabila terjadi gejolak sosial dan ekonomi.

“Ini bisa terjadi patahan sejarah, bagaimana tahun 1997, tiba-tiba pemilu berikutnya 1999. Dan potensi ini bukan nggak ada. Sangat besar dalam keresahan masyarakat dan kondisi ekonomi saat ini yang betul-betul tidak membuat masyarakat happy,” jelasnya. *

Berita Terkait