Karhutla Gambut Masih Membara! BNPB Kucurkan 4,6 Juta Liter Air Lewat Water Bombing
BNPB kucurkan 4,6 juta liter air water bombing atasi karhutla di 6 provinsi. Pemadaman gambut terkendala sumber air dan jarak pandang.
fin.co.id - Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan terus diintensifkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang mengucurkan hingga 4,6 juta liter air melalui operasi udara water bombing guna menjinakkan kobaran api di berbagai titik panas wilayah prioritas per hari Rabu, meski proses pemadaman masih menghadapi beragam hambatan di lapangan.
Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan di Jakarta, Rabu, 26 Agustus 2026, provinsi-provinsi itu yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, Jambi, dan Riau.
"Kami juga sudah berkali-kali menyampaikan adanya kendala, yaitu bahwa karakteristiknya adalah gambut, sehingga memang sulit untuk diatasi. Gambut yang terbakar tentu membutuhkan air yang banyak, dan sumber air saat ini sudah menyusut dan jauh dari beberapa titik-titik api," katanya.
Dia juga menyebutkan tantangan yakni faktor cuaca dan iklim yang menyulitkan proses operasi udara. Jarak pandang yang terbatas pun menghalangi upaya personel untuk memadamkan api.
Baca Juga
"Namun demikian kami juga masih tetap melakukan berbagai upaya tentu atas kesulitan ketersediaan air dengan cara melakukan sumur bor maupun membuka kanal-kanal sehingga kanal-kanal tersebut bisa mengalirkan air ke tempat titik api terdekat," katanya.
Sebaran Titik Panas dan Penanganan Operasi Gabungan
BNPB memetakan sebaran titik panas yang tersebar di enam provinsi prioritas dengan rincian data sebagai berikut:
- Kalimantan Barat: 2.610 titik panas
- Kalimantan Tengah: 2.110 titik panas
- Sumatera Selatan: 1.438 titik panas
- Kalimantan Selatan: 817 titik panas
- Riau: 225 titik panas
- Jambi: 134 titik panas
Untuk menangani ini, pihaknya melakukan dua metode, yakni operasi darat dan operasi udara. Operasi darat menjadi metode utama yang dilakukan.
"Di beberapa, di semua lokasi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, ini semua dilakukan, pemadam ground check, pemadaman, kemudian pendinginan," katanya.
Baca Juga
"Perlu kami sampaikan dari kemarin di beberapa kabupaten di Kalimantan Barat sudah ada hujan, ini karena kerja dari operasi modifikasi cuaca," katanya.
Dia pun mengimbau kepada seluruh warga terdampak, baik oleh gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) maupun oleh kebakaran hutan dan lahan, agar tetap waspada.
"Tetap menuruti apa yang disampaikan oleh petugas pemerintah ataupun petugas-petugas yang ada di lokasi. Jangan membakar tentunya untuk daerah karhutla, jangan membuang sampah sembarangan. Kalau puntung rokok juga jangan dibuang sembarangan," katanya.