Kesehatan

Bukan Cuma Tugas Ibu! Wamen PPPA Veronica Tan Bongkar Kunci Utama Cetak Generasi Bebas Stunting

Pencegahan masalah tumbuh kembang anak atau stunting sejatinya wajib diintervensi sejak masa kehamilan melalui pemenuhan nutrisi serta penanganan kesehatan ibu secara optimal.

Bukan Cuma Tugas Ibu! Wamen PPPA Veronica Tan Bongkar Kunci Utama Cetak Generasi Bebas Stunting

fin.co.id - Pencegahan masalah tumbuh kembang anak atau stunting sejatinya wajib diintervensi sejak masa kehamilan melalui pemenuhan nutrisi serta penanganan kesehatan ibu secara optimal.

"Kalau kita bicara stunting kita harus mulai dari ibu. Ketika seorang perempuan hamil, yang kita siapkan bukan hanya kesehatan ibu, tetapi juga masa depan anak. Karena itu ibu harus mendapatkan dukungan agar dirinya dan bayinya sehat," kata Wamen PPPA Veronica Tan dalam acara Merdeka Stunting" di Jakarta, Kamis, 27 Agustus 2026.

Upaya menjaga kebugaran dan kecukupan gizi calon ibu bukanlah beban tunggal bagi kaum perempuan. Peran aktif seorang suami serta dukungan penuh dari lingkungan keluarga terdekat menjadi faktor krusial selama masa kehamilan hingga tumbuh kembang anak.

"Tanggung jawab menjaga kesehatan ibu dan anak tidak dapat dibebankan kepada perempuan seorang diri. Ayah dan keluarga perlu terlibat sejak pemeriksaan kehamilan, pemenuhan gizi, persiapan persalinan, hingga pengasuhan anak," kata Veronica Tan.

Langkah krusial dalam memperhatikan kondisi ibu hamil ini selaras dengan misi pemerintah yang membidik penurunan angka prevalensi stunting hingga menyentuh target 14,2 persen pada tahun 2029 demi mewujudkan generasi masa depan yang berkualitas.

"Kehamilan memang dialami perempuan, tetapi kesehatan ibu dan anak merupakan tanggung jawab bersama. Perhatian terhadap ibu hamil menjadi langkah penting untuk mendukung tumbuh kembang anak dan menyiapkan generasi Indonesia yang sehat. Di sinilah peran dan kehadiran ayah sangat penting," kata Veronica Tan.

Guna memperkuat ketahanan gizi harian skala rumah tangga, KemenPPPA kini menggalakkan optimasi hasil bumi sekitar lewat inisiatif Kebun Pangan Lokal Perempuan. Langkah ini dirancang untuk memaksimalkan konsumsi gizi berbasis potensi daerah sekaligus menggerakkan roda perekonomian keluarga.

"Perempuan bisa memanfaatkan apa yang ada di lingkungannya. Ada tanaman pangan, tanaman obat, rempah, kopi, pala, bambu, dan berbagai komoditas lainnya. Potensi ini dapat mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus menjadi sumber ekonomi," kata Veronica Tan.

Berita Terkait