Viral . 28/08/2026, 06:31 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
“btw, aku sudah negur dia dari sebelum aku post ya. dan dia ga respon. aku juga gak nyangka bakalan rame. giliran ruame, dia baru respon dan minta maaf,” tulis Syauqina.
Ia juga mengaku sempat mencoba mengikuti akun media sosial milik Larasanti, tetapi permintaannya ditolak. Syauqina kemudian menyebut profil LinkedIn yang bersangkutan berubah menjadi privat.
“Aku follow dia tapi di decline, dan aku cek linkedinnya lgsg di private. berarti kan dia on? knp baru minta maaf pas udah rame?!” tulisnya.
Syauqina mengatakan sebenarnya bersedia menghapus atau menurunkan unggahan tersebut apabila permintaan maaf disampaikan sejak awal ketika dirinya memberikan teguran.
“kalo minta maafnya pas ditegur atau sblm rame, aku bakalan takedown kok…” lanjutnya.
Sebelumnya, bank mandiri menjadi sorotan setelah secara sepihak memblokir rekening nasabah milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok.
Rekening tersebut sempat mengalami penundaan transaksi dan disebut menampung sekitar Rp80,9 juta dana pribadi serta donasi masyarakat untuk aksi demo 27 Agustus.
Bank Mandiri sebelumnya menjelaskan bahwa penundaan transaksi tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas permintaan aparat penegak hukum dan disebut telah mengikuti prosedur serta ketentuan yang berlaku.
Perkara tersebut kemudian berkembang hingga rekening Supriyono dapat digunakan kembali. Bank Mandiri menyatakan status penundaan transaksi telah ditindaklanjuti sehingga rekening tersebut dapat digunakan sebagaimana mestinya sejak 26 Agustus 2026. *
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media