Nasional . 30/08/2026, 22:07 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menjadikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai kesempatan untuk memperkuat pembinaan yang mengedepankan sisi kemanusiaan.
Semangat tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan kebersamaan dan perlombaan tradisional yang melibatkan seluruh keluarga besar Kemenimipas, termasuk Anak Binaan dari Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Tangerang.
Kegiatan digelar di Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia (Poltek Imipas), Tangerang, Jumat (28/8). Rangkaian acara diawali dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang diisi tausiah.
Dalam kesempatan itu, Kemenimipas juga memberikan santunan kepada anak yatim piatu serta bantuan sosial bagi Pegawai Pemerintah Non-Pegawai Negeri (PPNPN) Poltek Imipas.
Setelah kegiatan keagamaan, acara dilanjutkan dengan sejumlah permainan tradisional, perlombaan khusus penyandang disabilitas, hingga panjat pinang. Pegawai, Dharma Wanita Persatuan dan Anak Binaan LPKA Tangerang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto mengatakan keikutsertaan anak binaan merupakan bagian dari konsep pembinaan yang tetap memperhatikan nilai kemanusiaan sekaligus menjaga aspek keamanan.
"Seluruh keluarga besar Kemenimipas antusias, termasuk anak binaan juga dilibatkan dalam kegiatan ini dan mengikuti lomba, namun tetap menggunakan gelang kaki sehingga keberadaan mereka tetap terkontrol. Inilah yang berusaha kita bangun, bahwa mereka juga manusia yang sama seperti kita," ujar Menteri Agus dalam keterangannya, Minggu, 30 Agustus 2026.
Menurutnya, perayaan kemerdekaan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Momentum tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk menanamkan semangat kebersamaan sekaligus memberikan kesempatan kepada anak binaan untuk mengikuti aktivitas positif.
Agus menjelaskan pembinaan di lingkungan pemasyarakatan harus memiliki tujuan yang lebih luas. Selain memastikan keamanan, proses tersebut perlu diarahkan pada pemulihan, pembentukan karakter, serta persiapan warga binaan dan anak binaan agar mampu kembali berinteraksi secara positif dengan masyarakat.
Keterlibatan dalam berbagai perlombaan dinilai dapat membantu membangun kepercayaan diri, mengasah sportivitas, sekaligus menumbuhkan rasa kebersamaan di antara para peserta.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan antara pegawai dan keluarga besar Kemenimipas. Di sisi lain, pelibatan anak binaan memperlihatkan upaya pemerintah dalam membangun sistem pemasyarakatan yang lebih terbuka, inklusif dan berorientasi pada pembentukan karakter.
Pendekatan tersebut merupakan bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kemenimipas, terutama dalam meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan dan anak binaan.
Melalui pendekatan profesional dan berkeadilan yang tetap menghormati martabat manusia, Kemenimipas berupaya membangun sistem pemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada pengamanan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media