Resmi! Pemerintah Larang Operator Hanguskan Sisa Kuota Internet Pelanggan
Pengguna internet seluler kini punya perlindungan baru. Pemerintah meminta operator tidak lagi membuat sisa kuota pelanggan hilang setelah masa aktif paket berakhir.
Informasi Paket Harus Terang
Pemerintah juga meminta operator memperjelas informasi sebelum pelanggan menggunakan layanan.
Mulai dari harga, jumlah kuota, masa berlaku, jenis penggunaan, aturan pemakaian wajar, hingga ketentuan ketika paket berakhir harus disampaikan dengan jelas.
Termasuk pula informasi mengenai apa yang terjadi terhadap kuota yang masih tersisa.
Baca Juga
Bahasa yang digunakan operator harus sederhana sehingga pelanggan tidak kesulitan memahami ketentuan paket yang mereka beli.
Untuk memudahkan pengawasan, operator juga diwajibkan menyediakan fasilitas pemantauan. Pelanggan harus bisa melihat pemakaian dan jumlah kuota yang masih tersedia dari layanan yang digunakan.
Operator Punya Waktu Sebulan
Operator seluler tidak diberi waktu terlalu panjang untuk menyesuaikan sistemnya.
Komdigi menetapkan 28 September 2026 sebagai batas akhir penyampaian laporan pemenuhan kewajiban. Setelah laporan pertama, operator harus memberikan perkembangan penerapan aturan tersebut setiap bulan.
Pemerintah selanjutnya akan melakukan pengawasan secara berkala.
Baca Juga
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan aturan perlindungan sisa kuota benar-benar diterapkan dan pelanggan memperoleh pilihan layanan sesuai ketentuan baru.
Dengan demikian, kuota yang sudah dibeli pelanggan tidak lagi semata-mata ditentukan nasibnya oleh berakhirnya masa aktif paket. *