Nasional

TNI Buka Peluang Rekrut Suku Dayak Pedalaman Jadi Prajurit

Tentara Nasional Indonesia (TNI) tengah membahas penyesuaian persyaratan bagi masyarakat suku Dayak pedalaman yang ingin bergabung menjadi prajurit TNI.

TNI Buka Peluang Rekrut Suku Dayak Pedalaman Jadi Prajurit
Panglima TNI Agus Subiyanto melepas 744 prajurit Satgas Konga UNIFIL ke Lebanon.

fin.co.id - Tentara Nasional Indonesia (TNI) tengah membahas penyesuaian persyaratan bagi masyarakat suku Dayak pedalaman yang ingin bergabung menjadi prajurit TNI.

Pembahasan tersebut menjadi salah satu agenda dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran menteri, Panglima TNI, serta para Kepala Staf Angkatan di kediaman Presiden di Hambalang, Sabtu, 29 Agustus 2026 malam.

Pertemuan itu dihadiri Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indrawijaya.

Dalam rapat tersebut, Prabowo meminta adanya perkembangan terkait sejumlah agenda, termasuk peluang bagi masyarakat Dayak pedalaman untuk mengikuti proses rekrutmen TNI.

"Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo meminta perkembangan mengenai beberapa hal antara lain, penyesuaian syarat terkait perekrutan suku Dayak pedalaman yang ingin menjadi prajurit TNI, penanganan beberapa bencana antara lain pascagempa bumi di Flores, erupsi Gunung Merapi, serta penanganan Kebakaran Hutan Lahan di Indonesia khususnya Kalimantan dan Sumatra," demikian pernyataan dari Seskab RI, dikutip dari akun Instagram Seskab RI.

Selain persoalan rekrutmen prajurit, rapat tersebut juga membahas penanganan sejumlah bencana yang terjadi di Indonesia. Di antaranya penanganan pascagempa bumi di Flores, erupsi Gunung Merapi, serta kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan dan Sumatra.

Prabowo juga memberikan perhatian terhadap upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan melalui edukasi langsung kepada masyarakat di tingkat desa.

"Presiden ingin edukasi terkait bahaya pembakaran hutan diberikan para Babinsa di desa kepada warga untuk sama-sama menjaga hutan dan lahan kita bersama," lanjut pernyataan tersebut.

Pembahasan mengenai penyesuaian syarat rekrutmen tersebut membuka peluang lebih besar bagi masyarakat Dayak pedalaman untuk mengabdi melalui institusi TNI. *

Berita Terkait