Nasional

Menkeu Purbaya Temui Pengusaha Rokok Ilegal, Siapkan Jalur Masuk ke Ekosistem Legal

Menkeu Purbaya menemui pengusaha rokok ilegal dan menyiapkan layer baru cukai untuk membuka peluang masuk ke ekosistem legal.

Menkeu Purbaya Temui Pengusaha Rokok Ilegal, Siapkan Jalur Masuk ke Ekosistem Legal
Menkeu Purbaya menemui pengusaha rokok ilegal dan menyiapkan layer baru cukai.

fin.co.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan langkah pemerintah untuk menarik peredaran rokok ilegal ke dalam ekosistem legal. Salah satunya, Purbaya mengaku telah menemui sejumlah pengusaha rokok ilegal untuk mendiskusikan rencana peralihan tersebut.

Purbaya menjelaskan kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 2 September 2026, bahwa dalam pertemuan itu, ia mendengarkan timbal balik dari para pengusaha rokok ilegal, termasuk mengenai kekhawatiran dan kebutuhan yang bisa difasilitasi oleh pemerintah.

“Sudah ketemu beberapa orangnya, tapi saya lupa tanggalnya. Saya tanya kekhawatiran mereka apa, maunya gimana, saya tanya,” kata Purbaya.

Purbaya Siapkan Layer Baru Cukai Rokok

Purbaya kemudian menjelaskan rencana penerapan layer baru dalam struktur tarif cukai hasil tembakau (CHT) atau cukai rokok. Pemerintah menyiapkan skema tersebut untuk menarik peredaran rokok ilegal agar masuk ke dalam ekosistem legal.

Bendahara negara memberikan kesempatan kepada para pengusaha tersebut untuk mengikuti skema yang disiapkan pemerintah. Dengan begitu, para pengusaha rokok ilegal memiliki pilihan untuk mengikuti ketentuan yang nantinya pemerintah tetapkan.

Namun, Purbaya menegaskan pemerintah akan mengambil tindakan tegas jika para pengusaha tersebut menolak menjalankan peraturan yang berlaku. Ia menyampaikan bahwa kesempatan masuk ke ekosistem legal berjalan bersama dengan kewajiban untuk mengikuti aturan pemerintah.

“Saya kasih, kira-kira gini, saya akan coba buka layer baru rokok, cukai rokok. Anda masuk ke situ, Anda ikuti kesempatan yang diberikan pemerintah. Setelah itu, ya sudah, kalau nggak masuk juga, kami berantas habis. Jadi, ada fair game,” ujarnya menambahkan.

Sementara itu, Purbaya menyebut pemerintah akan membahas rencana penerapan layer cukai baru bersama DPR. Pembahasan tersebut akan berlangsung setelah pembahasan mengenai Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 rampung.

Pemerintah Siapkan Teknologi Deteksi Cukai Palsu

Selain menyiapkan skema baru untuk menarik pengusaha rokok ilegal ke jalur legal, Kementerian Keuangan juga menyiapkan alat untuk memperkuat pengawasan peredaran rokok ilegal. Sebelumnya, Menkeu Purbaya menyampaikan pihaknya menyiapkan alat pendeteksi pita cukai palsu.

“Kami akan menerapkan teknologi baru, namanya track and trace, dari satu perusahaan kerja sama dengan PERURI. Nanti di situ cukainya nggak bisa dipalsu,” kata Purbaya.

Menurut Purbaya, teknologi tersebut menggunakan pemindai khusus yang mampu mendeteksi cukai palsu. Pemindai itu nantinya juga dapat digunakan melalui handphone dengan fitur yang mampu mendeteksi asal peredaran rokok ilegal tersebut.

Purbaya berencana menempatkan teknologi tersebut di sejumlah pabrik rokok besar. Selanjutnya, teknologi track and trace akan terkoneksi dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kemenkeu sehingga pemerintah dapat mendeteksi peredaran cukai palsu secara waktu nyata.

Dengan penerapan teknologi tersebut, pemerintah berharap peredaran rokok ilegal dan permainan dalam peredaran cukai palsu terus berkurang. Purbaya bahkan berharap praktik tersebut dapat hilang seluruhnya.

Berita Terkait