Politik . 03/09/2026, 19:49 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Ketidakjelasan arah kebijakan pemerintah dalam menuntaskan isu Papua kembali menuai sorotan tajam. Wakil Ketua DPD RI sekaligus Ketua Panitia Khusus (Pansus) Papua DPD RI, Yoris Raweyai, secara terbuka menagih kepastian komitmen di era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terkait penanganan konflik berkepanjangan di kawasan tersebut.
Yoris menyoroti belum hadirnya gambaran konkret mengenai strategi negara untuk mengakhiri perselisihan maupun menangani dugaan pelanggaran HAM yang terus merugikan warga lokal.
"Sekarang sampai sekarang ini sudah 8 presiden kan? Belum ada satu kepastian dari pemerintah apa sih visinya penyelesaian Papua? Belum ada," kata Yoris kepada Wartawan di Gedung DPD, Kamis, 3 September 2026.
Dampak integrasi sejak 1961 disebut Yoris masih menyisakan trauma mendalam, termasuk maraknya warga yang terpaksa mengungsi akibat pusaran konflik. Pengalaman belasan tahun mengawal isu ini di parlemen membuatnya terus mendesak adanya terobosan nyata.
"Kami sudah mencoba sejak saya jadi anggota DPR 15 tahun, DPD 2 tahun, kami sudah coba untuk itu," ujarnya.
Melalui Pansus Papua DPD RI, ia menggalang kerja sama lintas sektor agar pemerintah tergerak mengambil tindakan yang benar-benar efektif. Yoris menekankan bahwa perjuangan ini murni merupakan misi kemanusiaan yang membutuhkan kawalan ketat dari publik dan media.
"Mudah-mudahan dengan kita berkolaborasi dengan semua unsur dan pertama, sepanjang itu teman-teman dari media mau menopang kami karena tujuan kami ini kan mulia, tujuan kemanusiaan. Saya sangat harapkan, maka insyaallah pemerintah pun akan mendengar," tutur Yoris.
Anisha Aprilia/Disway
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media