Nasional . 04/09/2026, 19:36 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali muncul di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Untuk membantu mengatasi kebakaran tersebut, TNI Angkatan Udara (AU) mengerahkan helikopter Caracal yang membawa kantong air (water bucket) ke lokasi terdampak.
Berdasarkan siaran pers Pusat Penerangan (Puspen) TNI yang diterima di Jakarta, Jumat, 4 September 2026, karhutla terjadi di wilayah perbatasan Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Lokasi kebakaran berada sekitar 44 kilometer dari IKN.
Operasi pemadaman dari udara berlangsung pada Kamis, 3 September 2026. TNI mengambil langkah tersebut setelah titik panas kembali muncul di lokasi yang sebelumnya telah ditangani personel TNI bersama petugas pemerintah daerah.
Kondisi tersebut membuat petugas kembali melakukan penanganan untuk mencegah api meluas. Puspen TNI menyebut kebakaran kembali terjadi di wilayah Desa Sukomulyo, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara.
"Api kembali menyala dan membakar lahan sekitar lima hektare di Desa Sukomulyo, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara," demikian keterangan Puspen TNI.
Menindaklanjuti munculnya kembali titik api, TNI AU mengerahkan helikopter Caracal yang dilengkapi kantong air (water bucket). Helikopter tersebut menjalankan operasi pengeboman air (water bombing) untuk membantu memadamkan titik api dari udara.
Penggunaan helikopter menjadi bagian dari upaya mempercepat proses pemadaman di area yang terdampak karhutla. Dengan operasi dari udara, TNI AU membantu petugas menangani kebakaran yang kembali muncul di kawasan tersebut.
Berdasarkan keterangan Puspen TNI, proses pemadaman masih berlangsung saat informasi tersebut disampaikan. TNI terus melakukan upaya penanganan untuk mengendalikan kebakaran di wilayah perbatasan Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara.
TNI berharap operasi pemadaman melalui udara dapat mempercepat penanganan karhutla di wilayah tersebut. Langkah ini sekaligus membantu mengatasi titik api yang kembali muncul di sekitar kawasan IKN.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media