Apartemen Pavilion Tower 3 Terbakar, PMI Kerahkan 6 Ambulans dan 28 Personel
Kebakaran melanda Apartemen Pavilion Tower 3 di Jalan KH Mas Mansyur, Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat, 4 September 2026.
fin.co.id – Kebakaran melanda Apartemen Pavilion Tower 3 di Jalan KH Mas Mansyur, Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat, 4 September 2026. Sebanyak 31 penghuni berhasil dievakuasi dalam proses penanganan insiden tersebut.
Berdasarkan data terbaru Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, proses pemadaman dan evakuasi penghuni telah dinyatakan selesai.
Palang Merah Indonesia (PMI) se-DKI Jakarta turut bergerak memberikan dukungan medis selama proses penanganan berlangsung. PMI menyiagakan enam unit ambulans darurat untuk membantu kebutuhan evakuasi dan pelayanan kesehatan.
Enam ambulans tersebut berasal dari Markas PMI Kota Administrasi di sekitar lokasi dan diperkuat armada cadangan dari Markas PMI Provinsi DKI Jakarta.
Baca Juga
Selain armada, PMI mengerahkan sedikitnya 28 personel yang terdiri atas tenaga medis, kru ambulans, serta relawan penanggulangan bencana. Mereka ditempatkan di sejumlah titik di sekitar lokasi guna mempercepat respons terhadap penghuni yang membutuhkan pertolongan.
Pelayanan medis meliputi pertolongan pertama bagi penghuni yang mengalami syok maupun gangguan pernapasan, pemeriksaan kondisi kesehatan, hingga evakuasi ke rumah sakit apabila diperlukan.
Langkah tersebut dilakukan agar penanganan tidak hanya berfokus pada penyelamatan penghuni dari gedung yang terbakar, tetapi juga memastikan kondisi kesehatan mereka tetap terpantau setelah berhasil dievakuasi.
PMI Pastikan Penanganan Terkoordinasi
Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Provinsi DKI Jakarta Budhi Pranoto mengatakan proses penanganan kebakaran dapat berlangsung efektif berkat koordinasi berbagai unsur sejak awal kejadian.
“Keberhasilan penanganan kejadian ini merupakan hasil kerja sama seluruh unsur yang bergerak secara cepat, terintegrasi dan terkoordinasi. Setiap instansi menjalankan perannya masing-masing untuk memastikan keselamatan penghuni serta percepatan penanganan korban,” kata Budhi dikutip dalam keterangannya, Sabtu, 5 September 2026.
Baca Juga
Dalam operasi tersebut, petugas Gulkarmat DKI Jakarta menjadi unsur utama yang melakukan pemadaman dan penyelamatan. Sementara PMI bersama PK3D Dinas Kesehatan DKI Jakarta memberikan dukungan layanan medis kepada penghuni yang terdampak.
Sinergi tersebut membantu mempercepat proses evakuasi sekaligus mengurangi risiko terhadap penghuni maupun masyarakat di sekitar gedung.
Setelah pemadaman dan proses pendinginan bangunan selesai pada sore hari, PMI masih menempatkan sejumlah personel medis di posko darurat.
Kesiapsiagaan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi keluhan kesehatan yang mungkin muncul setelah penghuni dievakuasi. Personel PMI juga tetap siap memberikan pertolongan apabila ada penghuni yang membutuhkan pemeriksaan atau penanganan medis lanjutan.