Politik . 09/09/2026, 19:07 WIB

NasDem Ingatkan Koalisi Pemerintah Tetap Solid Usai Pidato AHY

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa meminta seluruh partai politik yang berada dalam koalisi pemerintahan menjaga kekompakan setelah Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan pidato politik.

Saan mengatakan setiap partai memiliki sikap politik yang patut dihormati. Namun, menurutnya, kondisi Indonesia saat ini membutuhkan kebersamaan antarkekuatan politik untuk menghadapi berbagai tantangan.

"Sebagai sebuah sikap politik partai, kita menghormati dan menghargai, tapi tentu kita juga berharap dalam situasi seperti hari ini, di mana tantangan kita sebagai sebuah bangsa, baik nasional maupun internasional, itu membutuhkan yang namanya kebersamaan," kata Saan di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu, 9 September 2026.

Ia menilai stabilitas politik menjadi salah satu faktor penting agar pemerintah dapat menghadapi tantangan, baik yang datang dari dalam negeri maupun perkembangan di tingkat global.

Atas dasar itu, Saan berharap seluruh partai yang tergabung dalam koalisi pemerintahan memiliki komitmen bersama untuk mendukung berbagai program serta kebijakan Presiden Prabowo Subianto.

Saan juga mengingatkan para pimpinan partai agar berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan politik. Menurut dia, komunikasi yang tidak jelas berpotensi menimbulkan tafsir berbeda di antara partai-partai yang berada dalam koalisi.

"Semua pimpinan partai yang tergabung dalam koalisi hendaknya memberikan sebuah pernyataan politik yang bisa membuat situasi atau kekompakan di internal koalisi, supaya tidak saling menafsirkan satu sama lain," ujarnya.

NasDem, lanjut Saan, berharap soliditas antarpartai dalam koalisi pemerintahan tetap terjaga. Ia menegaskan konsistensi diperlukan agar seluruh kekuatan politik dapat bersama-sama mengawal jalannya pemerintahan Prabowo.

Pidato Politik AHY

Sebelumnya, AHY menyampaikan pesan kepada kader Partai Demokrat mengenai pentingnya memahami batas kekuasaan dalam sistem demokrasi.

Saat berpidato dalam peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat di Gedung DPP Partai Demokrat, Jakarta, Sabtu, 5 September 2026, AHY menegaskan, kekuasaan bukan sesuatu yang dapat dimiliki seseorang tanpa batas.

"Kekuasaan bukan milik seseorang untuk selamanya. Kekuasaan adalah amanah rakyat yang memiliki batas waktu," kata AHY dilansir Antara.

AHY menyebut prinsip tersebut harus terus menjadi pegangan kader Partai Demokrat. Menurutnya, sikap itu diperlukan untuk menjaga demokrasi Indonesia agar tetap berjalan secara sehat.

Ia juga menilai demokrasi merupakan hak seluruh masyarakat. Sistem tersebut memberikan ruang bagi setiap warga negara untuk menentukan maupun mencalonkan diri sebagai pemimpin.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com