Politik . 10/09/2026, 20:42 WIB

Ada Isu Jual Beli Jabatan di Kemenkeu, Purbaya: Itu Cuma Rumor!

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana  |  Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berjalan secara profesional. Penegasan itu sekaligus menjadi bantahan terhadap isu di media sosial yang menyebut adanya praktik jual beli jabatan di kementerian tersebut.

Saat berpidato di Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Kementerian Keuangan di Jakarta, Kamis, 10 September 2026, Purbaya menanggapi kabar yang menyebut dirinya menawarkan harga hingga Rp100 miliar untuk jabatan tertentu.

“Saya bingung dari mana isu itu keluar. Tapi, itu rumor saja. Ini (jabatan di Kemenkeu) benar-benar berbasis profesional,” kata Purbaya.

Purbaya menjelaskan bahwa pengisian jabatan di Kemenkeu tidak hanya bergantung pada keputusan dirinya. Proses tersebut juga melibatkan rekomendasi Sekretaris Jenderal Kemenkeu serta pejabat eselon yang membawahi pegawai terkait.

Rekomendasi tersebut menjadi bagian dari proses untuk melihat kepantasan seorang pegawai dalam menduduki jabatan yang akan diemban. Karena itu, Purbaya menekankan pentingnya profesionalitas dalam penempatan pejabat di lingkungan Kemenkeu.

Purbaya Tekankan Integritas dalam Jabatan

Selain profesionalitas, Purbaya menggarisbawahi pentingnya integritas bagi setiap pejabat Kemenkeu. Menurut dia, kementerian tersebut memiliki tanggung jawab besar dalam mengelola keuangan negara.

Tanggung jawab itu mencakup penerimaan, belanja, pembiayaan, hingga berbagai instrumen keuangan lainnya yang memiliki pengaruh terhadap masyarakat dan dunia usaha. Oleh sebab itu, Purbaya menegaskan tidak boleh ada kompromi dalam hal integritas.

“Oleh karena itu, tidak boleh ada kompromi terhadap integritas. Jabatan adalah amanah, bukan privilese. Semakin tinggi jabatan, semakin besar tanggung jawab dan pengawasannya,” ujar Purbaya.

Lebih lanjut, Purbaya meminta seluruh pegawai Kemenkeu menjalankan tugas secara profesional dan berorientasi pada hasil. Ia juga berencana membentuk tim khusus yang bertugas memantau perkembangan berbagai kebijakan yang diarahkan oleh Menkeu.

Pembentukan tim tersebut bertujuan memastikan berbagai kebijakan yang telah diarahkan dapat berjalan. Sementara itu, para pegawai Kemenkeu, terutama mereka yang menempati posisi tinggi, juga mendapat arahan untuk membangun karakter kepemimpinan yang kuat dan menjaga sense of urgency.

Kemenkeu Diminta Bergerak Cepat

Purbaya mengingatkan bahwa perubahan dunia berlangsung dengan sangat cepat. Karena itu, Kemenkeu juga perlu merespons perubahan tersebut dengan gerak yang cepat.

Meski demikian, ia menekankan bahwa kecepatan dalam bekerja tidak boleh menghilangkan sikap hati-hati dan profesionalitas.

“Cepat bukan berarti ceroboh, tapi tetap hati-hati, profesional dan akuntabel,” tuturnya.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com