Megapolitan . 11/09/2026, 20:38 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Keprihatinan menyelimuti kalangan insan pers setelah lima pewarta foto dan tiga kru kapal dilaporkan hilang kontak saat menjalankan tugas jurnalistik di sekitar perairan Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda.
Ratusan jurnalis dari berbagai platform media, mulai dari media daring, televisi, radio hingga pewarta foto, berkumpul di Jakarta untuk menggelar doa bersama demi keselamatan seluruh tim yang hingga kini masih dalam pencarian.
Kegiatan tersebut diprakarsai Pewarta Foto Indonesia Jakarta (PFIJ) sebagai bentuk solidaritas sekaligus dukungan moral kepada lima rekan seprofesi yang belum diketahui keberadaannya.
Ketua PFI Pusat Dwi Pambudi mengatakan seluruh insan pers berharap para pewarta yang sedang menjalankan tugas tersebut dapat ditemukan dalam kondisi selamat.
"Untuk kawan-kawan kami yang meliput di Krakataun harapannya semoga kawankawan kami selamat, sehat dan kembali ke keluarga," kata Dwi Pambudi di Posko PFI, Jakarta Pusat, Jumat, 11 September 2026.
Setelah doa bersama, para jurnalis menyalakan lilin sebagai simbol harapan. Mereka kembali memanjatkan doa agar proses pencarian segera membuahkan hasil dan seluruh anggota tim dapat kembali berkumpul dengan keluarga.
"Malam ini kami doa bersama semua insan pers semua dari konstituan pers terima kasih pada kehadirannya dari pihak keluarga," ucapnya.
Hilang Kontak Sejak 7 September
Lima pewarta foto tersebut diketahui hilang kontak sejak Senin, 7 September 2026. Saat itu, mereka tengah menjalankan tugas peliputan terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau di wilayah perairan Selat Sunda.
Dwi berharap proses pencarian dapat berlangsung tanpa hambatan, terutama akibat kondisi cuaca. Ia juga mengajak seluruh keluarga besar pers memberikan dukungan agar tim pencari dapat menemukan para korban dan membawa kabar baik bagi keluarga.
Menurutnya, para jurnalis yang bertugas di kawasan Krakatau tengah menjalankan tanggung jawab profesi sekaligus bagian dari perjuangan menjaga kemerdekaan pers.
"Jadi kami mengharapkan juga bantuan dari semua insan pers mohon kepada teman-teman kami jurnalis yang meliput Krakatau ini sama halnya juga sebagai pejuang kemerdekaan pers yang sudah diamanatkan oleh undang-undang dimana jurnalis menjadi ujung tombak bagi pemberitaan di negara ini untuk bermanfaatnya informasi kepada masyarakat," tegasnya.
Doa bersama tersebut menjadi bentuk solidaritas insan pers sembari menunggu perkembangan operasi pencarian terhadap lima pewarta foto dan tiga kru kapal yang hingga kini masih dinyatakan hilang kontak.
Fajar Ilman/Disway
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media