Megapolitan . 12/09/2026, 17:54 WIB

58 Ribu Penonton Padati GBK, Nasib Persija Jadi Sorotan

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id – Sebanyak 58.478 penonton tercatat hadir di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) untuk menyaksikan duel Persija Jakarta melawan Persib Bandung, Sabtu, 12 September 2026.

Laga tersebut sekaligus menjadi salah satu momentum penting bagi Persija setelah sekitar tujuh tahun tidak menggunakan GBK sebagai markas pertandingan kandang.

Polda Metro Jaya menyebut kondisi keamanan dan ketertiban selama pertandingan menjadi salah satu faktor yang akan diperhatikan dalam memberikan rekomendasi terkait penggunaan GBK oleh Persija pada laga berikutnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan angka 58.478 merupakan estimasi jumlah penonton berdasarkan tiket yang disiapkan dan dijual oleh panitia pelaksana.

"Kita menghitung dari panitia pelaksana estimasi pengunjung, baik itu penonton, berkisar 58.478 penonton yang sudah dipersiapkan oleh panitia pelaksana dalam penjualan tiket," katanya kepada wartawan, Sabtu 12 September 2026.

Akses masuk ke stadion telah dibuka sejak pukul 13.00 WIB, sedangkan pertandingan dimulai pada pukul 15.30 WIB.

Untuk memastikan keamanan, pemeriksaan terhadap penonton dilakukan secara ketat dengan melibatkan panitia pelaksana serta petugas pengamanan.

Masyarakat yang tidak mengantongi tiket juga dilarang memasuki kawasan GBK untuk menyaksikan pertandingan dari dalam stadion.

Budi menyebut keberadaan masyarakat tanpa tiket tidak terlepas dari tingginya antusiasme terhadap pertandingan. Namun, ia menegaskan ketentuan yang telah dibuat panitia tetap harus dipatuhi.

"Ini merupakan euforia untuk mendukung klub Persija sendiri, tetapi tetap secara regulasi yang sudah dikeluarkan oleh panitia pelaksana, tetap tidak diberikan izin untuk masuk bagi penonton ataupun pendatang yang tidak memiliki tiket," ujarnya.

Flare hingga Petasan

Selain mengantisipasi masuknya penonton tanpa tiket, aparat juga mengawasi barang-barang yang dilarang dibawa ke dalam stadion.

Sejumlah benda seperti flare, kembang api, minuman beralkohol, senjata tajam, senjata api, hingga benda yang berpotensi menimbulkan ledakan tidak diperbolehkan masuk ke area stadion.

Terkait adanya laporan mengenai flare, kembang api, dan petasan, Budi mengatakan pengamanan dilakukan dengan pendekatan humanis dan proporsional. Petugas lebih mengedepankan imbauan serta edukasi kepada masyarakat.

"Kita tadi mendengar ada beberapa kembang api ataupun petasan, memang itu terjadi di luar dari wilayah Zona 1, Ring 1 ataupun Ring 2 di GBK, karena memang adanya pemeriksaan yang ketat yang dilakukan bersama panitia pelaksana, petugas pengamanan," ucapnya.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com