Internasional . 12/09/2026, 18:47 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
fin.co.id - Perang antara Iran dan Amerika Serikat (AS) memasuki fase yang semakin mengkhawatirkan. Di tengah tekanan militer dan ekonomi yang terus meningkat, Iran justru memberi sinyal bahwa mereka belum berniat mundur dari konflik.
Seorang pejabat senior Iran mengatakan negaranya tengah mempersiapkan diri menghadapi perang yang lebih intens apabila serangan Amerika Serikat terhadap wilayah dan infrastruktur Iran terus berlanjut.
Pejabat tersebut meminta identitasnya dirahasiakan. Ia mengatakan para pemimpin Iran memandang konflik dengan AS bukan sekadar persoalan politik atau militer, tetapi sudah menjadi ancaman terhadap keberlangsungan negara.
Karena itu, tekanan ekonomi yang semakin berat belum cukup untuk membuat Teheran menghentikan perlawanan.
Iran Klaim Kemampuan Militernya Kembali Pulih
Menurut pejabat tersebut, Iran juga telah berusaha membangun kembali sebagian kemampuan militernya sejak fase pertempuran paling intens berakhir pada April.
Persediaan rudal Iran disebut masih cukup untuk menghadapi konflik dalam waktu panjang. Pernyataan ini menjadi sinyal bahwa Teheran tidak melihat perang tersebut akan selesai dalam waktu dekat.
Konflik yang telah memasuki bulan ketujuh itu justru berpotensi memasuki babak baru. Iran tampaknya ingin menunjukkan bahwa serangan terhadap wilayahnya tidak akan dibiarkan tanpa balasan.
Ketegangan semakin meningkat setelah Washington menyatakan salah satu kapal perangnya harus menghindari serangan Iran. Amerika Serikat kemudian mengklaim telah menghancurkan lima kapal tanker energi Iran sebagai respons.
Teheran membalas dengan meluncurkan sekitar 20 rudal yang diarahkan ke pangkalan udara di Yordania yang digunakan oleh AS.
Iran juga dilaporkan menyerang sejumlah kapal perang Amerika serta beberapa kapal komersial.
Situasi tersebut menunjukkan pola eskalasi yang cukup berbahaya. Satu serangan dibalas serangan berikutnya, kemudian masing-masing pihak meningkatkan tekanan.
Iran Hentikan Respons Proporsional?
Sinyal mengenai perubahan strategi Iran juga datang dari Kepala Keamanan baru Iran, Mohsen Rezaee.
Ia mengatakan sikap militer Iran terhadap kapal dan pangkalan Amerika Serikat telah "diubah secara mendasar".
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media