Nasional

Janji Menteri Imipas Terbukti, 82 WNI dari Malaysia Dipulangkan

Janji Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto untuk mempercepat pemulangan warga negara Indonesia (WNI) dari Malaysia mulai terealisasi.

Janji Menteri Imipas Terbukti, 82 WNI dari Malaysia Dipulangkan
Janji Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto untuk mempercepat pemulangan warga negara Indonesia (WNI) dari Malaysia mulai terealisasi.

fin.co.id - Janji Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto untuk mempercepat pemulangan warga negara Indonesia (WNI) dari Malaysia mulai terealisasi. Sebanyak 82 WNI bermasalah dipulangkan ke Indonesia dari Depot Tahanan Imigresen (DTI) Semenyih dan DTI Beranang, Jumat, 11 September 2026.

Pemulangan tersebut dilakukan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) melalui Atase Imigrasi KBRI Kuala Lumpur. Langkah itu merupakan tindak lanjut kunjungan Menteri Agus bersama Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko ke DTI Semenyih pada 4 September 2026.

Saat kunjungan tersebut, Agus menegaskan pemerintah akan mengupayakan kepulangan WNI setelah seluruh dokumen yang diperlukan dinyatakan lengkap.

"Kami melakukan pengecekan dengan Dirjen Imigrasi. Kerja sama kami cukup baik dengan imigrasi Malaysia. Nanti kita segera upayakan pemulangan. Kalau surat sudah lengkap paling lama 10 hari mereka bisa kembali ke Indonesia," kata Agus.

Target tersebut terealisasi hanya dalam waktu sekitar satu pekan. Dari total 82 WNI yang dipulangkan, 51 orang berasal dari DTI Semenyih, terdiri atas 32 laki-laki, 14 perempuan, dan lima anak perempuan.

Sementara itu, 31 WNI lainnya berasal dari DTI Beranang, dengan rincian 22 laki-laki dan sembilan perempuan.

Kemenimipas memastikan seluruh WNI tersebut telah menuntaskan proses hukum dan keimigrasian di Malaysia. Mereka juga telah dibekali dokumen perjalanan resmi sebelum diberangkatkan menuju Indonesia.

Proses pemulangan dilakukan dalam tiga kelompok penerbangan. Sebanyak 33 WNI diberangkatkan melalui kloter pertama dengan tujuan Jakarta menggunakan Citilink QG-503. Pesawat tersebut dijadwalkan tiba di Indonesia sekitar pukul 21.40 WIB.

Dua kloter lainnya menuju Medan. Kloter kedua membawa enam WNI menggunakan Batik Air ID-7265, sedangkan kloter ketiga mengangkut 43 WNI melalui Air Asia QZ-127.

Kedua penerbangan menuju Medan tersebut dijadwalkan tiba pada waktu yang sama, yakni sekitar pukul 21.25 WIB.

Untuk memastikan perjalanan berlangsung aman dan tertib, setiap kelompok didampingi petugas Fungsi Imigrasi dan Konsuler KBRI Kuala Lumpur.

Para WNI juga diberikan kaos seragam berwarna biru untuk memudahkan pengawasan selama perjalanan. Setibanya di bandara sebelum penerbangan, mereka turut mendapatkan fasilitas makan.

Atase Imigrasi KBRI Kuala Lumpur terus melakukan koordinasi dengan Jabatan Imigresen Malaysia (JIM), maskapai penerbangan, serta sejumlah instansi terkait di Jakarta dan Medan.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan proses pemberangkatan hingga penerimaan WNI di Tanah Air berjalan lancar.

Kepulangan ini disambut penuh kebahagiaan oleh para WNI. Salah seorang pria asal Madura yang mengaku telah hampir sembilan tahun berada di Malaysia mengungkapkan rasa syukurnya setelah akhirnya dapat kembali ke Indonesia.

Berita Terkait