Nasional . 13/09/2026, 23:28 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id - Dua siswi asal Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang diduga menjadi korban Makan Bergizi Gratis (MBG) dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keduanya memperoleh pelayanan kesehatan secara optimal.
Kedua pasien diberangkatkan menggunakan pesawat komersial dari Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang pada Sabtu, 12 September 2026. Masing-masing pasien didampingi orang tua serta tenaga medis yang bertugas memantau kondisi mereka selama perjalanan menuju Jakarta.
"Langkah ini dilakukan untuk memastikan pasien mendapat pemeriksaan, dan penanganan medis lebih lanjut secara optimal," ucap Bobby setelah mengantarkan kedua pasien di Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang, Sabtu.
Bobby mengatakan keputusan membawa kedua pasien ke Jakarta juga berkaitan dengan permintaan keluarga agar mereka mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Hal tersebut turut menjadi perhatian pemerintah pusat.
"Ini kita lakukan sebagai bagian upaya pemerintah memastikan terduga korban mendapat pelayanan kesehatan secara optimal," kata Bobby.
Menurut Bobby, pengiriman kedua pasien ke Jakarta dilakukan atas arahan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. Pemerintah berharap pemeriksaan dan penanganan di RSCM dapat berlangsung lebih optimal.
"Jadi kedua pasien hati ini dibawa ke Jakarta atas arahan Bapak Wakil Presiden agar penanganan lebih optimal,” katanya.
Gubernur juga meminta tim medis RSCM Jakarta memeriksa kondisi kedua pasien secara menyeluruh. Jika diperlukan, penanganan psikologis juga perlu diberikan karena aspek kesehatan mental menjadi bagian penting dalam proses penyembuhan.
"Kalau memang perlu diobati secara fisik maupun psikis, kita lakukan. Permintaan anak juga harus kita dengarkan. Jangan sampai kondisi yang ada semakin mengganggu mental anak,” ujar Bobby.
Kasus yang menimpa kedua siswi tersebut berkaitan dengan dugaan keracunan massal setelah siswa menyantap menu MBG di Berastagi, Kabupaten Karo, pada Kamis (13/8). Data Dinas Kesehatan Provinsi Sumut mencatat sebanyak 361 siswa SMA Negeri 1 Berastagi serta SMA dan SMK Swasta Bersama di Kabupaten Karo diduga mengalami keracunan massal.
Sebanyak 361 siswa tersebut menjalani perawatan di empat rumah sakit dan satu klinik. Rinciannya terdiri atas 270 pasien rawat inap dan 89 pasien rawat jalan, seorang pasien rawat inap di rumah sakit swasta di Medan, serta seorang pasien di RSU Haji Medan.
Dua pasien yang kemudian dibawa ke Jakarta masing-masing menjalani perawatan di dua rumah sakit swasta di Berastagi. Mereka adalah Febiona Br Purba yang dirawat di RS Amanda Berastagi dan Agnesia Parulina Br Slitonga Febiola yang menjalani perawatan di RS Efarina Etaham Berastagi.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media