Ekonomi . 14/09/2026, 16:57 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id - Menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menjadi salah satu penegasan Suahasil Nazara setelah resmi menjabat sebagai Menteri Keuangan. Ia memastikan pemerintah tetap mempertahankan defisit APBN di bawah 3 persen.
"Defisit akan tetap di bawah 3 persen," kata Suahasil saat ditemui awak media usai dilantik di Istana Negara, Jakarta, Senin, 14 September 2026.
Suahasil juga menekankan pentingnya kesehatan serta kredibilitas tata kelola keuangan negara. Menurutnya, kedua hal tersebut menjadi sarana utama untuk mendukung berbagai program prioritas pemerintah secara terukur.
Selain mempertahankan defisit APBN, Suahasil menyampaikan bahwa instruksi Presiden mengamanatkan Kementerian Keuangan untuk menjaga akuntabilitas dan efisiensi dalam penggunaan alokasi belanja negara.
Ia menegaskan efisiensi belanja diarahkan agar anggaran yang tersedia mampu memberikan dampak pemanfaatan secara maksimal bagi seluruh masyarakat. Pada saat yang sama, APBN yang tepercaya dinilai berperan sebagai instrumen penting untuk mendorong pertumbuhan sekaligus menjaga stabilitas perekonomian nasional.
Menurut Suahasil, pengelolaan keuangan negara perlu tetap sehat dan kredibel agar APBN dapat menjalankan perannya dalam mendukung program-program prioritas pemerintah.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan untuk menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Negara, Jakarta.
Pengangkatan Suahasil tercantum dalam Keputusan Presiden Nomor 97P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih Sisa Jabatan 2024-2029. Keputusan tersebut ditetapkan Presiden Prabowo pada 14 September 2026.
Dengan penunjukan tersebut, Suahasil resmi menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan dan menyampaikan komitmennya untuk menjaga pengelolaan APBN, termasuk mempertahankan defisit tetap di bawah 3 persen.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media