Nasional . 18/09/2026, 20:52 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id - Dukungan untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi salah satu rencana pemanfaatan kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi setelah masuk jajaran Angkatan Laut Indonesia. Kapal tersebut telah tiba di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat, 18 September 2026.
Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali memastikan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi siap dioperasikan untuk menangani karhutla sesuai dengan perintah Presiden Prabowo Subianto.
"Pokoknya apabila dibutuhkan kita akan bisa gunakan untuk kepentingan tadi ya OMSP itu (penanganan karhutla) kan juga termasuk OMSP.” kata Ali.
Meski demikian, kapal itu belum dapat langsung dikerahkan ke Kalimantan dalam waktu dekat. Ali mengatakan Giuseppe Garibaldi harus menjalani proses serah terima dari pihak Italia ke Indonesia pada 24 September 2026 mendatang.
Setelah serah terima, kapal juga masih harus menjalani retrofit atau modernisasi. Proses tersebut dilakukan untuk menyesuaikan teknologi kapal dengan kebutuhan doktrin operasi TNI AL.
"Jadi kita sesuaikan dengan kepentingan Angkatan Laut kita di Indonesia dengan situasi di laut tropis, kita sesuaikan apa yang perlu ditambahkan apa yang tidak perlu," jelas Ali.
Sebelum menjalani tahapan tersebut, Giuseppe Garibaldi kini telah berada di Jakarta. Dari pantauan ANTARA di lokasi, kapal memasuki kawasan pelabuhan pada pukul 07.58 WIB dan kemudian tiba di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Kedatangan kapal induk tersebut disambut tabuh gendang dari tim marching band TNI. Tim tersebut telah memainkan beberapa lagu, salah satunya lagu khas Betawi, "Si Jali Jali".
Proses penyambutan masih berlangsung dan sejumlah pejabat turut menerima kedatangan Garibaldi. Mereka di antaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kepala Staf TNI AD (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, dan Kepala Staf TNI AU (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono.
Giuseppe Garibaldi bertolak dari Italia pada Senin (24/8). Dalam perjalanan menuju Indonesia, kapal induk tersebut mendapat pengawalan dari kapal perang Angkatan Laut Italia.
Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul mengatakan kapal induk itu sempat singgah di beberapa negara selama perjalanan, salah satunya Sri Lanka.
Dari Sri Lanka, Giuseppe Garibaldi kemudian melanjutkan perjalanan hingga memasuki wilayah perairan Indonesia melalui jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I atau perairan Bangka, Bangka Belitung.
Saat memasuki wilayah Indonesia, kapal induk tersebut langsung mendapat pengawalan dari dua kapal perang TNI AL, yakni KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media