Politik . 18/09/2026, 22:38 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Malaysia akan mengirim bantuan untuk membantu Indonesia menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.
Bantuan tersebut disampaikan Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi saat bertemu Presiden Prabowo Subianto di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat, 18 September 2026.
Dalam kerja sama tersebut, Malaysia menyiapkan satu pesawat, tiga helikopter, serta 52 anggota tim pemadam kebakaran. Bantuan itu akan dikirim dalam waktu dekat untuk mendukung penanganan karhutla di Indonesia.
Prabowo menyambut baik tawaran bantuan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas kepedulian Malaysia terhadap kebakaran hutan yang juga berdampak terhadap negara-negara di kawasan.
“Yang pertama, dari pihak Malaysia menawarkan bantuan, ingin ikut membantu kita untuk mengatasi kebakaran hutan di Kalimantan. Hal ini saya tanggapi dengan terima kasih, dengan gembira,” ujar Prabowo.
Presiden menyebut Indonesia sebelumnya juga telah menerima bantuan dari Jepang. Selain itu, sejumlah negara lain turut menawarkan dukungan untuk penanganan karhutla.
“Ini adalah masalah lingkungan hidup yang memengaruhi banyak pihak. Dan walaupun itu kebakaran di Indonesia, tapi dampaknya dirasakan di tetangga-tetangga kita. Jadi, mereka ingin bantu kita dan kita terima dengan baik,” ujar Prabowo.
Dalam keterangan pers setelah pertemuan, Prabowo mengonfirmasi jumlah bantuan yang akan dikirim Malaysia. Bantuan tersebut terdiri atas satu pesawat, tiga helikopter, dan tim pemadam kebakaran sebanyak 52 anggota.
Selain menangani kebakaran yang terjadi saat ini, Prabowo mengatakan pemerintah juga tengah menyiapkan langkah pencegahan agar persoalan serupa tidak terus berulang.
“Dan ini juga saya sedang menyusun langkah-langkah pencegahan menyeluruh supaya tidak tiap beberapa tahun muncul lagi, muncul lagi,” ujarnya.
Kerja sama penanganan karhutla tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan Prabowo dan Ahmad Zahid. Keduanya juga membahas peluang kerja sama Indonesia-Malaysia di bidang lain, termasuk industri halal.
Dalam pertemuan itu, Prabowo didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media