Jokowi Bilang Tak Bisa Berbuat Banyak Saat Pengungsi Keluhkan Air Bersih, Netizen: Ngapain Lu Dateng, Mau Politisasi Korban Bencana?
Dalam pertemuan tersebut, keluhan warga mendapat respons dari Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago yang turut mendampingi Jokowi.
fin.co.id - Penyintas gempa di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyampaikan keluhan mengenai sulitnya mendapatkan air bersih saat bertemu Presiden ke-7 RI Joko Widodo pada Rabu 16 September 2026 malam.
Dalam pertemuan tersebut, keluhan warga mendapat respons dari Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago yang turut mendampingi Jokowi.
Juventus menjelaskan bahwa pemerintah tengah menyiapkan solusi untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga terdampak gempa. Salah satu opsi yang sedang dijajaki yakni pemanfaatan teknologi untuk mengolah air laut menjadi air tawar.
“Pak Gubernur kemarin datang juga sampaikan bahwa yang destilasi kalau tidak salah bapak, jadi dari air laut ke air tawar. Jadi bersabar-bersabar kita proses ya," ujar Juventus.
Baca Juga
Mendengar penjelasan tersebut, Jokowi kemudian menanggapi keluhan warga dengan menyebut dirinya kini sudah tidak memiliki kewenangan sebagai kepala negara.
“Kalau saya enggak bisa apa-apa karena saya sekarang pensiunan," katanya sambil tersenyum.
Jokowi kemudian menekankan bahwa kondisi kegempaan di wilayah tersebut mulai menunjukkan penurunan. Ia berharap situasi segera stabil sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas seperti sebelum gempa.
“Ya yang penting, ini gempa susulannya sudah mulai mengecil-mengecil. Semoga segera berkurang, stabil, dan bagus. Bapak ibu semuanya bisa beraktivitas seperti kehidupan dulu sebelum gempa," ucapnya.
Ia juga meminta masyarakat kembali menjalankan aktivitas masing-masing sembari menunggu proses rehabilitasi yang dilakukan pemerintah.
"Yang berkebun silakan berkebun lagi, yang melaut silakan melaut lagi. Kita kembali ke kehidupan normal sambil menunggu rehabilitasi dari pemerintah," katanya lagi.
Baca Juga
Pernyataan Jokowi itu kemudian memunculkan beragam reaksi di media sosial. Sejumlah netizen mempertanyakan kehadiran Jokowi di tengah warga terdampak bencana setelah dirinya mengatakan tidak bisa berbuat banyak karena sudah pensiun.
Sorotan juga muncul karena Jokowi datang ke NTT bersama putranya, Kaesang Pangarep, yang diketahui menjabat sebagai Ketua Umum PSI.
Salah satu akun X, doelpaten, mempertanyakan maksud kedatangan Jokowi ke lokasi bencana.
"Udah tau gak bisa apa-apa, ngapain lu dateng?? Mau mempolitisir penderitaan korban bencana?" tulis akun X doelpaten.
Komentar lain bahkan menyindir warga yang menyampaikan keluhan kepada Jokowi karena menilai mantan presiden tersebut sudah tidak memiliki kewenangan pemerintahan.