Politik . 19/09/2026, 18:55 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id – Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya membangun karakter generasi muda dengan nilai berbudi tinggi, kejujuran, dan keikhlasan. Menurutnya, nilai tersebut harus benar-benar diterapkan dalam kehidupan, bukan sekadar menjadi slogan.
Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu, 19 September 2026. Pemerintah juga menyebut nilai pendidikan Gontor sejalan dengan pembentukan karakter bangsa yang berintegritas, mandiri, dan sehat.
Dalam sambutannya, Prabowo mengatakan sejumlah nilai yang diajarkan di Gontor memiliki kesamaan dengan prinsip yang diterapkan di lingkungan Akademi Militer. Salah satunya adalah dorongan agar seseorang memiliki budi pekerti yang tinggi.
"Berbudi tinggi. Harus berbudi tinggi. Jujur, ikhlas, enggak boleh jadi koruptor," kata Prabowo.
Presiden kemudian mengingatkan agar nilai keikhlasan, kejujuran, dan budi pekerti tidak hanya ditampilkan di hadapan orang lain. Menurutnya, karakter seseorang akan terlihat ketika mendapatkan kepercayaan maupun jabatan.
"Jangan pura-pura berbudi tinggi. Pura-pura ikhlas, pura-pura jujur. Begitu dikasih kepercayaan, jabatan, nyolong," ujarnya.
Prabowo juga menghubungkan pembentukan karakter dengan cita-cita membangun Indonesia yang mandiri dan mampu mengandalkan kekuatannya sendiri. Nilai kesederhanaan dan kemandirian, menurutnya, penting dalam membentuk bangsa yang tidak mudah bergantung kepada pihak lain.
"Saya selalu ingin ikhlas. Saya selalu ingin sederhana. Saya ingin bangsa kita berdiri di atas kaki kita sendiri," ungkapnya.
Selain persoalan karakter, Prabowo menyoroti pentingnya kesehatan dalam membentuk manusia yang mampu bekerja keras dan memberikan manfaat bagi sesama.
"Berbadan sehat. Tidak bisa berbuat baik kalau sakit-sakitan. Tidak bisa bekerja keras kalau badannya lemah," ujarnya.
Karena itu, Prabowo menyatakan pemerintah memiliki tekad agar kebutuhan gizi anak-anak dan masyarakat Indonesia terpenuhi. Ia menekankan tidak boleh ada anak yang pergi ke sekolah dalam kondisi kelaparan.
"Karena itu saya bertekad, anak-anak Indonesia dan rakyat Indonesia tidak boleh ada yang kurang gizi. Tidak boleh berangkat sekolah kelaparan," imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyinggung nilai Panca Jiwa Gontor yang mencakup keikhlasan, kesederhanaan, berdikari, ukhuwah Islamiyah, dan kebebasan. Pemerintah menyebut nilai-nilai tersebut dipandang selaras dengan semangat perjuangan bangsa Indonesia.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media