Tokocrypto Rayakan HUT ke-8: Catat Pertumbuhan Bisnis Gemilang dan Siapkan Ekspansi AI Trading
Tokocrypto Genap Berusia 8 Tahun di 2026: Catat 5 Juta Pengguna dan Siapkan Ekspansi Tokenized Stocks
fin.co.id - Bursa aset kripto terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Tokocrypto, merayakan hari jadinya yang kedelapan dengan mengusung tema “8 Years in Motion. Built by Many. Moving Forward Together.”
Sebagai rangkaian perayaan tersebut, manajemen Tokocrypto menggelar acara media gathering bertajuk “Celebrating Milestones, Shaping What’s Next” pada Jumat, 18 September 2026, di kawasan Senayan, Jakarta. Acara ini mempertemukan jajaran manajemen dengan rekan-rekan media untuk memaparkan perjalanan perusahaan, pencapaian bisnis, serta arah pengembangan industri aset kripto di Indonesia ke depan. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Departemen Pengawasan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK, Uli Agustina.
Berdasarkan data internal perusahaan, Tokocrypto mencatatkan pertumbuhan bisnis yang sangat signifikan pada semester pertama tahun ini. Volume transaksi Over-the-Counter (OTC) melesat hingga 64 kali lipat, pertumbuhan referral ritel menembus 716%, serta jumlah pengguna aktif mengalami kenaikan lebih dari 75% jika dibandingkan dengan performa pada semester II 2025.
Capaian tersebut menggarisbawahi tren adopsi yang semakin kuat di kalangan masyarakat Indonesia, sekaligus memperkokoh posisi platform yang kini telah mengantongi basis lebih dari 5 juta pengguna terdaftar.
Baca Juga
“Pertumbuhan transaksi dan aktivitas pengguna yang kami catatkan di semester ini membuktikan bahwa fondasi yang kami bangun sejak 2018 semakin kokoh,” ujar CEO Tokocrypto, Calvin Kizana.
Kinerja positif ini juga berjalan lurus dengan komitmen perusahaan terhadap aspek keamanan dan tata kelola regulasi. Tokocrypto telah mengantongi sertifikasi ISO 27001 dan ISO 27017, menerapkan sistem keamanan berlapis dengan pemantauan 24/7, verifikasi dua faktor (2FA) serta biometrik, dan secara rutin mempublikasikan Proof of Reserves.
Memasuki fase usia yang baru, Tokocrypto menyiapkan sejumlah langkah ekspansi strategis untuk memperluas kategori aset dan layanan bagi para penggunanya. Selain perdagangan kripto konvensional, perusahaan tengah memperluas akses ke produk tokenized stocks. Saat ini, sudah ada lebih dari 30 saham tokenized yang tercatat dan ditargetkan berkembang menjadi lebih dari 75 aset hingga akhir 2026.
Inovasi ini dirancang agar pengguna mendapatkan akses inklusif dan fraksional ke eksposur saham global selama 24 jam penuh dalam seminggu. Tidak berhenti di situ, Tokocrypto juga bersiap meluncurkan fitur futures trading serta pemanfaatan kecerdasan buatan (AI trading) guna membantu pengguna mengambil keputusan secara lebih cepat dan akurat.
“Fase berikutnya bukan sekadar soal menambah jumlah pengguna, tapi menghadirkan lebih banyak cara bagi mereka untuk berpartisipasi. Kebutuhan trader semakin sophisticated — mereka mencari liquidity, flexibility, and trading tools yang lebih advanced, dan itu yang sedang kami bangun lewat tokenized stocks, futures trading, hingga AI trading,” ungkap Dematio selaku Head of Product and Engineering Tokocrypto.
Melalui sinergi bersama para pemangku kepentingan, termasuk peran aktif Calvin Kizana sebagai Ketua Komite Keanggotaan Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) dan anggota AFTECH, Tokocrypto berkomitmen terus mengawal kedewasaan ekosistem aset digital tanah air.
Baca Juga
“Delapan tahun perjalanan kami adalah hasil kerja bersama pengguna, mitra, dan tim — dan kami ingin terus menjadi bagian dari perjalanan panjang industri aset kripto Indonesia menuju arah yang lebih matang,” pungkas Calvin.