Internasional

Detik-Detik Kandidat Gubernur Peru Susy Aponte Polo Tewas Ditembak Saat Kampanye

Ia terkena tembakan dan meninggal dunia setelah serangan tersebut. Sejumlah orang yang berada di sekitar lokasi juga dilaporkan terluka.

Detik-Detik Kandidat Gubernur Peru Susy Aponte Polo Tewas Ditembak Saat Kampanye
Detik-Detik Kandidat Gubernur Peru Susy Aponte Polo Tewas Ditembak Saat Kampanye

fin.co.id - Jurnalis sekaligus kandidat Gubernur Regional Áncash, Peru, Susy Isabel Aponte Polo, tewas ditembak saat mengikuti kegiatan kampanye di Kota Caraz, Sabtu, 19 September 2026. Perempuan yang dikenal dengan julukan "La China Polo" itu sebelumnya telah mengungkapkan adanya ancaman terhadap keselamatan dirinya.

Aponte Polo, 43 tahun, sedang melakukan kegiatan kampanye bersama para pendukungnya di sekitar pasar Caraz ketika seorang pria bersenjata menyerangnya. Ia terkena tembakan dan meninggal dunia setelah serangan tersebut. Sejumlah orang yang berada di sekitar lokasi juga dilaporkan terluka.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.40 waktu setempat di Avenida Ramón Castilla, kawasan pasar Caraz. Serangan tersebut kemudian terekam kamera warga dan videonya beredar di media sosial.

Polisi langsung melakukan penyelidikan. Seorang warga negara Venezuela berusia 32 tahun, Luis Obispo Díaz, ditangkap setelah diduga terlibat dalam serangan tersebut. Polisi menemukan senjata api saat melakukan pemeriksaan terhadap tersangka.

Siapa Susy Aponte Polo?

Susy Aponte Polo dikenal sebagai jurnalis investigasi di Peru. Ia menggunakan nama "La China Polo" dan aktif mengungkap berbagai dugaan persoalan, termasuk korupsi yang melibatkan aparat, pejabat pemerintah daerah, serta institusi publik.

Ia juga mengelola platform digital China Polo Dominical yang menayangkan hasil liputan dan investigasinya melalui media sosial, termasuk Facebook dan YouTube.

Selain sebagai jurnalis, Aponte Polo terjun ke dunia politik. Ia maju sebagai kandidat Gubernur Regional Áncash dari gerakan politik Socios por Áncash dalam Pemilihan Regional dan Kota Peru 2026.

Beberapa hari sebelum tewas, tepatnya 15 September 2026, Aponte Polo masih mengikuti debat kandidat gubernur yang diselenggarakan oleh Dewan Pemilihan Nasional Peru atau JNE. Pemilihan regional dan kota di Peru dijadwalkan berlangsung pada 4 Oktober 2026.

Sembilan Hari Sebelum Dibunuh, Aponte Ungkap Ancaman

Kasus pembunuhan Aponte menjadi perhatian karena sebelumnya ia telah mengungkapkan adanya ancaman terhadap dirinya.

Pada 10 September 2026, sembilan hari sebelum pembunuhan, Aponte melalui media sosial mengatakan dirinya menerima informasi dari sejumlah orang yang berada di penjara mengenai rencana serangan terhadap dirinya.

Dalam pernyataannya, ia juga menyebut nama Víctor Revoredo Farfán, pejabat kepolisian yang saat itu memimpin Direktorat Investigasi Kriminal Peru (Dirincri).

Berita Terkait