Nasional . 25/09/2026, 06:39 WIB

93 Korban KM Virgo Transport 8 Diduga Masih di Dalam Bangkai Kapal

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

fin.co.id - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menyebutkan sebanyak 93 korban kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 kemungkinan masih berada di dalam bangkai kapal yang tenggelam di perairan Laut Jawa.

Hingga hari ke-12 operasi pencarian dan pertolongan (SAR), Kamis malam pukul 22.00 WITA, Basarnas telah menemukan 150 korban dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 108 orang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan 42 korban dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, 93 korban lainnya masih dalam proses pencarian.

Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo Nur Sasongko mengatakan, pencarian di bangkai kapal masih terus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi posisi kapal yang berada di bawah laut.

“Tim SAR terus memaksimalkan pencarian dari bagian atas dan sisi kanan bangkai kapal karena posisi KM Virgo di bawah laut masih miring, penyelam menghindari sisi lambung bawah karena berisiko,” kata Yudhi dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-12 kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis malam 24 September 2026.

Menurut Yudhi, tim penyelam juga mempertimbangkan hasil pemantauan menggunakan teknologi remotely operated vehicle (ROV). Teknologi tersebut masih menunjukkan adanya pergerakan pada badan kapal.

Karena itu, aspek keselamatan penyelam dan rescuer menjadi prioritas dalam proses pencarian korban di bawah air.

“Akan sangat berisiko jika penyelam masuk dari sisi lambung bawah kapal,” ujarnya.

Kondisi Bawah Laut Mendukung Penyelaman

Yudhi menjelaskan kondisi bawah air pada operasi SAR hari ke-12, Kamis 24 September, cukup mendukung kegiatan penyelaman. Jarak pandang di bawah air relatif jernih dan arus juga berada dalam kondisi rendah.

Namun, kondisi angin dan gelombang di permukaan laut masih cukup kuat.

Kondisi bawah air yang relatif mendukung tersebut membuat tim penyelam dapat melanjutkan upaya membuka kaca sejumlah ruangan yang sebelumnya telah dipecahkan.

Pembukaan akses tersebut dilakukan untuk memperluas jalur masuk penyelam ke bagian dalam kapal dan mengevakuasi korban yang masih berada di dalam kamar.

“Penyelam yang kemarin mungkin sudah sempat memecah kaca-kaca ruangan, tadi dilanjutkan lagi beberapa kaca dipecah sehingga bisa menarik korban yang ada di dalam ruangan,” tuturnya.

Yudhi mengatakan kelanjutan pencarian di bawah air sangat bergantung pada kondisi alam, terutama situasi di bawah permukaan laut.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com