Internasional . 27/09/2026, 08:10 WIB

Bom Bunuh Diri Guncang Pakistan, 12 Orang Tewas dan 30 Luka-luka

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

fin.co.id - Ledakan bom bunuh diri mengguncang sebuah pos pemeriksaan polisi di wilayah barat laut Pakistan. Sedikitnya 12 orang tewas dan 30 lainnya mengalami luka-luka dalam serangan tersebut.

Dilansir dari aljazeera, serangan terjadi pada Sabtu 26 September kemarin di Distrik Dera Ismail Khan, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan. Ledakan terjadi di sebuah pos pemeriksaan yang berada di pinggir jalan kawasan Darazinda.

Kepolisian setempat mengatakan sebagian besar korban merupakan personel keamanan dan warga yang sedang melintas. Sejumlah petugas polisi, pejabat bea cukai, serta anggota departemen kehutanan termasuk di antara korban tewas.

Sementara itu, korban luka terdiri atas petugas kepolisian, personel bea cukai, serta sedikitnya dua warga sipil.

Layanan penyelamatan Rescue 1122 menyebut ledakan terjadi di dekat Aman Mela. Tim penyelamat dari stasiun Darazinda langsung menuju lokasi untuk mengevakuasi korban dan memberikan pertolongan medis.

Kendaraan Berisi Bahan Peledak Tabrak Pos Polisi

Berdasarkan laporan Al Jazeera, serangan dilakukan menggunakan kendaraan yang dipasangi bahan peledak. Kendaraan tersebut diduga sengaja ditabrakkan ke pos pemeriksaan.

Selain suara ledakan, saksi juga melaporkan terdengar suara tembakan setelah bom meledak.

Kepala Kepolisian Dera Ismail Khan, Safdar Baloch, mengatakan sebagian besar korban berasal dari unsur keamanan dan orang-orang yang kebetulan berada di sekitar lokasi.

Serangan tersebut belum diklaim oleh kelompok mana pun. Namun, dugaan sementara mengarah kepada Tehrik-e-Taliban Pakistan (TTP), kelompok bersenjata yang selama ini aktif melakukan serangan di wilayah tersebut.

TTP merupakan kelompok yang berbeda dari Taliban Afghanistan, meski keduanya memiliki hubungan dekat.

Pos Pemeriksaan Jadi Sasaran Strategis

Dera Ismail Khan menjadi salah satu wilayah yang memiliki posisi strategis karena berada di persimpangan Provinsi Balochistan, Khyber Pakhtunkhwa, dan Punjab.

Arus barang yang tinggi membuat petugas bea cukai ditempatkan bersama polisi di sejumlah titik untuk mengawasi lalu lintas barang dan mencegah penyelundupan.

Kondisi tersebut membuat pos pemeriksaan menjadi lokasi yang banyak ditempati aparat.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com