Megapolitan . 04/10/2026, 10:08 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Kasus dugaan penipuan rekrutmen petugas pemadam kebakaran (Damkar) di Jakarta Timur memasuki tahap pemeriksaan internal.
Seorang anggota Damkar Jakarta Timur yang diduga terlibat dalam perkara tersebut terancam kehilangan pekerjaannya apabila terbukti melakukan pelanggaran.
Oknum tersebut diduga menawarkan lowongan sebagai petugas Damkar kepada warga dan menjanjikan kelulusan dalam proses rekrutmen. Korban disebut mengalami kerugian mencapai Rp70 juta.
Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Provinsi DKI Jakarta Bayu Meghantara mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap anggota yang diduga terlibat.
"Dalam tahap pemeriksaan. Menjadi perhatian seluruh jajaran," kata Bayu, Minggu, 4 Oktober 2026.
Pemprov Jakarta juga memastikan persoalan tersebut menjadi perhatian serius agar modus serupa tidak kembali terjadi dalam proses rekrutmen petugas Damkar.
Staf Khusus Gubernur Bidang Komunikasi Publik Chico Hakim mengatakan Pemprov Jakarta mendukung proses hukum yang sedang berjalan di kepolisian.
Ia menyebut pihaknya juga masih menelusuri status anggota yang dilaporkan serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.
"Berdasarkan keterangan Polres Metro Jakarta Timur, terduga pelaku dalam kasus ini satu orang, anggota Damkar Jakarta Timur. Pemprov dan Dinas Gulkarmat sedang menelusuri statusnya dan memastikan ada tidaknya pihak lain," kata Chico Hakim.
Pemprov Jakarta memastikan sanksi tegas akan diberikan apabila dugaan tersebut terbukti. Bahkan, Gubernur Jakarta telah meminta agar anggota yang terbukti melakukan penipuan diberhentikan.
"Sanksinya tegas. Pak Gubernur sudah minta yang terbukti melakukan ini dipecat, tidak ada toleransi. Proses hukum kami dukung penuh, dan secara kepegawaian akan diberhentikan begitu bukti menguatkan. Rekrutmen Damkar resmi tidak dipungut biaya. Yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan, itu penipuan," jelasnya.
Chico juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak yang menawarkan kelulusan dalam proses rekrutmen Damkar dengan meminta sejumlah uang.
Ia menegaskan proses rekrutmen resmi tidak membebankan biaya kepada peserta.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media