Nasional . 17/10/2026, 19:37 WIB

KRI Sriwijaya-100 Disiapkan untuk Misi Bencana, Bisa Operasikan Helikopter dan Drone dari Laut

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Pemerintah menyiapkan KRI Sriwijaya-100 sebagai pangkalan terapung untuk mendukung berbagai misi operasi militer selain perang (OMSP), termasuk penanggulangan bencana alam dan operasi kemanusiaan di wilayah terpencil.

Kapal yang disebut sebagai kapal induk pertama Indonesia itu diharapkan mampu membantu pengiriman logistik, evakuasi korban, hingga pelayanan medis ketika akses darat menuju daerah terdampak bencana terputus.

"Kini, Indonesia memiliki kapal yang dapat menjadi pangkalan terapung di laut, bernama KRI Sriwijaya-100," ujar Kabiro Infohan Kemhan, Brigjen Rico Sirait dalam siaran pers Bakom RI yang disiarkan di Jakarta, Sabtu, 17 Oktober 2026.

Rico menjelaskan, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki ribuan pulau dan wilayah laut luas, Indonesia menghadapi risiko bencana alam yang tinggi. Kondisi geografis tersebut menuntut kesiapan sarana pendukung agar bantuan dapat menjangkau daerah yang sulit diakses melalui jalur darat.

Dalam situasi darurat, terutama ketika jalur transportasi darat terputus, pangkalan terapung dapat menjadi titik pendukung distribusi logistik dan operasi penyelamatan. KRI Sriwijaya-100 dinilai memiliki kemampuan untuk membantu mengangkut berbagai kebutuhan bantuan dalam jumlah besar.

Berdasarkan keterangan dalam rilis Bakom RI, kapal tersebut memiliki panjang sekitar 180 meter dengan bobot mencapai 12.000 ton. Kapal ini juga dirancang dengan geladak luas yang memungkinkan pengoperasian berbagai jenis helikopter dan pesawat nirawak atau drone dari tengah laut.

Kemampuan tersebut memberikan fleksibilitas dalam pelaksanaan operasi pertahanan maupun kemanusiaan, terutama di daerah yang jauh dari pangkalan darat.

"Kemampuan ini sangat penting bagi Indonesia yang memiliki wilayah laut yang luas, ribuan pulau, dan risiko bencana yang tinggi," tambah Rico.

Lebih lanjut, KRI Sriwijaya-100 dipersiapkan untuk menunjang sejumlah kegiatan kemanusiaan di berbagai wilayah Indonesia. Misi yang dapat didukung antara lain pengiriman logistik skala besar, evakuasi korban bencana, operasi medis, serta penanganan keadaan darurat di daerah yang sulit dijangkau.

Selain mendukung operasi maritim dan penanggulangan bencana, proses pemeliharaan serta modifikasi kapal ini juga melibatkan industri pertahanan dalam negeri. Keterlibatan tersebut diharapkan dapat memperkuat penguasaan teknologi, pengetahuan, dan kapasitas industri pertahanan nasional.

Rico meyakini keberadaan KRI Sriwijaya-100 dapat memperkuat kemampuan pertahanan maritim sekaligus meningkatkan kesiapan Indonesia dalam menjalankan misi kemanusiaan di berbagai pelosok Tanah Air.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com