Megapolitan . 17/10/2026, 19:42 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat sejarah ibu kota dan aktivitas pemerintahan melalui program wisata edukasi “Namu Balai Kota” yang diresmikan pada hari ini.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan, program tersebut menjadi upaya pemerintah daerah untuk menjadikan Balai Kota sebagai ruang publik yang dapat dimanfaatkan warga, tidak hanya sebagai pusat administrasi pemerintahan.
“Balai Kota ini bukan hanya balai kita, melainkan balainya masyarakat. Kita ingin membuka pintu agar warga Jakarta bisa melihat dan mengenal lebih dekat apa saja yang sudah dilakukan pemerintah,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, di Jakarta, Sabtu, 17 Oktober 2026.
Melalui “Namu Balai Kota”, masyarakat dapat mengunjungi sejumlah ruang kerja dan fasilitas pemerintahan sekaligus mempelajari sejarah serta perkembangan Jakarta. Program ini juga membuka ruang bagi kegiatan komunitas dan pengenalan berbagai layanan publik.
Kunjungan dilaksanakan setiap dua pekan sekali pada Sabtu, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Warga yang ingin mengikuti kegiatan tersebut dapat melihat jadwal dan melakukan reservasi melalui aplikasi JAKI atau laman smartcity.jakarta.go.id/id/kunjungan/namu-balaikota.
Menurut Rano, penggunaan konsep “Namu Balai Kota” mencerminkan karakter masyarakat Betawi yang dikenal terbuka dan ramah dalam menerima tamu. Ia berharap Balai Kota dapat berkembang menjadi ruang bersama bagi masyarakat untuk belajar, berinteraksi, dan menyalurkan kreativitas.
Program ini juga menyasar anak-anak dan generasi muda agar mereka mendapatkan pengalaman belajar secara langsung mengenai pengelolaan kota. Pengunjung dapat mengenal ruang kerja pimpinan daerah hingga pusat pemantauan Jakarta Smart City untuk melihat bagaimana pemerintahan menjalankan berbagai fungsi pelayanan dan pembangunan.
“Saya ingin anak-anak Jakarta yang datang ke sini pulang dengan membawa mimpi besar. Mereka bisa melihat bagaimana kota ini dikelola, lalu terinspirasi untuk kelak menjadi perencana kota, ahli teknologi, arsitek, atau pelayan publik yang siap melanjutkan pembangunan Jakarta,” kata dia.
Setelah peresmian, Rano bersama jajaran Pemprov DKI Jakarta mengikuti Tur Balai Kota dengan mengunjungi Pendopo serta sejumlah lokasi bersejarah di kawasan pusat pemerintahan Jakarta.
Melalui program ini, Pemprov DKI berharap masyarakat semakin mengenal sejarah dan tata kelola ibu kota sekaligus memiliki kesempatan lebih luas untuk berinteraksi dengan lingkungan pemerintahan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media