Megapolitan . 20/10/2026, 09:32 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyediakan 12 ribu lowongan kerja melalui program Karir Jakarta dan Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Expo 2026. Bursa kerja ini digelar untuk memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat, termasuk lulusan baru, penyandang disabilitas, dan pencari kerja umum.
Kegiatan yang diinisiasi Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Nakertransgi) DKI Jakarta tersebut dilaksanakan dengan skema hybrid, yakni melalui bursa kerja daring dan tatap muka. Dengan skema ini, masyarakat dapat mengakses informasi lowongan pekerjaan secara online maupun bertemu langsung dengan perusahaan peserta.
“Sebagai langkah konkret implementasi Jakarta Bekerja, kami menyelenggarakan kegiatan Karir Jakarta dan TKM Expo 2026 yang menghadirkan 12 ribu lapangan kerja,” kata Kepala Dinas Nakertransgi DKI Jakarta, Syaripudin dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa 20 Okober 2026.
Pemprov DKI Jakarta menyediakan dua pilihan bagi masyarakat yang ingin mengikuti Karir Jakarta dan TKM Expo 2026. Berikut jadwal pelaksanaannya:
Job Fair online: 8–29 Oktober 2026 melalui platform resmi Karir Jakarta di karir.jakarta.go.id.
Job Fair offline: 22–23 Oktober 2026 di Convention Hall SMESCO, Pancoran, Jakarta Selatan.
Untuk bursa kerja secara langsung, kegiatan ini melibatkan 65 perusahaan yang menawarkan peluang kerja di dalam negeri serta 10 perusahaan dengan kesempatan kerja di luar negeri.
Melalui kegiatan tersebut, pencari kerja diharapkan dapat memperoleh informasi lowongan sesuai kualifikasi, berinteraksi langsung dengan perusahaan, hingga mengikuti proses lamaran dan wawancara.
“Para pencari kerja, baik lulusan baru, penyandang disabilitas, maupun pencari kerja umum diharapkan dapat berinteraksi langsung dengan perusahaan, memperoleh informasi lowongan kerja, serta melakukan proses lamaran dan wawancara langsung," paparnya.
Syaripudin menjelaskan, Karir Jakarta dan TKM Expo 2026 tidak hanya ditujukan untuk mempertemukan perusahaan dengan calon pekerja. Program ini juga diarahkan untuk meningkatkan kompetensi dan kualifikasi pencari kerja agar mampu bersaing di pasar tenaga kerja.
Pemprov DKI Jakarta turut memberikan perhatian kepada masyarakat miskin, kelompok rentan, dan penyandang disabilitas agar mereka memiliki akses yang lebih setara terhadap kesempatan kerja.
Di sisi lain, kegiatan ini diharapkan membantu perusahaan mendapatkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan dan kualifikasi yang ditetapkan.
Penyelenggaraan bursa kerja tersebut menjadi salah satu upaya Pemprov DKI Jakarta untuk menekan angka pengangguran. Berdasarkan data yang disampaikan Syaripudin, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Jakarta turun dari 6,03 persen pada Februari 2026 menjadi 5,79 persen pada Mei 2026.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media