Politik

Isu Pertemuan Dino-Saiful dengan Dubes Singapura Dibantah, Kedutaan Sebut Disinformasi

Kedubes Singapura membantah isu kunjungan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal pada 18 Oktober 2026 dan menyebutnya disinformasi.

Isu Pertemuan Dino-Saiful dengan Dubes Singapura Dibantah, Kedutaan Sebut Disinformasi
Kedubes Singapura membantah isu kunjungan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal.

Untuk menanggapi persepsi tersebut, Dino menyinggung pengabdiannya kepada negara selama 28 tahun serta penghargaan yang telah diterimanya, termasuk tanda kehormatan dari negara. Ia juga mengingatkan bahwa ayahnya merupakan salah satu tokoh yang memperjuangkan gagasan Wawasan Nusantara, yang menjadi landasan penting bagi penegasan kedaulatan Indonesia sebagai negara kepulauan.

Lebih lanjut, Dino menyoroti dugaan pola penyebaran informasi palsu melalui sejumlah akun media sosial. Menurut dia, praktik tersebut berpotensi dilakukan secara terkoordinasi oleh pihak-pihak yang tidak diketahui identitasnya.

Ia menilai penyebaran informasi semacam itu perlu diwaspadai karena berpotensi menjadi bentuk intimidasi terhadap kebebasan berpendapat sekaligus mengaburkan fakta di ruang publik.

Dino mengatakan akan menyampaikan persoalan tersebut kepada Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid. Ia berharap pemerintah memberi perhatian terhadap penyebaran informasi fiktif yang berpotensi mengintimidasi masyarakat, terutama pihak-pihak yang aktif menyampaikan pandangan di ruang publik.

Ia juga mengingatkan bahwa praktik serupa dapat menyasar pihak lain apabila tidak ditangani dengan baik.

Sementara itu, Kedubes Singapura kembali menegaskan kesiapannya bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital untuk menangani disinformasi mengenai dugaan kunjungan tersebut.

Berita Terkait