Megapolitan

Gandeng BUMN dan BUMD, Pemprov DKI Targetkan 10.047 Bus Listrik Beroperasi pada 2030

Pemprov DKI Jakarta menggandeng BUMN dan BUMD untuk mengejar target 10.047 bus listrik beroperasi penuh pada 2030.

Gandeng BUMN dan BUMD, Pemprov DKI Targetkan 10.047 Bus Listrik Beroperasi pada 2030
Pemprov DKI Jakarta menggandeng BUMN dan BUMD untuk mengejar target 10.047 bus listrik.

fin.co.id - Sebanyak 10.047 armada bus ditargetkan beralih sepenuhnya ke tenaga listrik di Jakarta pada 2030. Untuk mengejar target tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggandeng Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dengan kerja sama senilai Rp5,27 triliun.

Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati, menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya menuntaskan elektrifikasi armada bus di Ibu Kota.

“Ke depan, untuk 10 ribu unit bus itu kami sudah bekerja sama dengan di antaranya BUMN dan BUMD Rp5,27 triliun untuk menyelesaikan,” kata Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati dalam diskusi publik di Jakarta, Selasa, 27 Oktober 2026.

Target elektrifikasi ini sejalan dengan pernyataan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada Agustus lalu. Ia menargetkan 10 ribu bus listrik beroperasi di Jakarta pada 2030 sebagai upaya menurunkan emisi demi terciptanya Net Zero Emission.

52 Kerja Sama Strategis Dukung Transportasi Hijau

Elektrifikasi bus menjadi salah satu dari 52 kerja sama strategis yang dijalankan Pemprov DKI Jakarta bersama BUMN, BUMD, dan mitra lintas sektor. Hingga Triwulan III Tahun 2026, tercatat 52 kerja sama strategis yang berlanjut dengan penandatanganan 15 kerja sama baru.

Suharini menjelaskan, berbagai kerja sama tersebut mencakup sejumlah bidang, mulai dari pengembangan transportasi hijau, layanan kesehatan terintegrasi, hingga penyediaan energi bersih bagi warga Jakarta.

Khusus sektor transportasi, kolaborasi itu meliputi elektrifikasi 3.782 unit bus Transjakarta dan mikrotrans. Kerja sama lainnya mencakup pembangunan pedestrian deck Dukuh Atas, pengembangan kawasan berorientasi transit di sekitar MRT, serta pengembangan TOD MRT Jakarta East-West.

“Upaya-upaya ini yang mudah-mudahan menjadi kinerja baik untuk kita semua” kata Suharini.

Transjakarta Targetkan Seluruh Armada Beralih ke Listrik

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) juga menetapkan target elektrifikasi armada secara bertahap. Pada 2027, perusahaan tersebut menargetkan 50 persen dari total armadanya sudah berbasis listrik dan dapat beroperasi.

Target berikutnya adalah elektrifikasi 100 persen armada pada 2030, dengan jumlah mencapai 10.047 unit. Pencapaian tersebut diarahkan untuk mendukung target Net Zero Emission di Jakarta.

Saat ini, Transjakarta telah mengoperasikan 500 unit bus listrik. Jumlah tersebut menjadi bagian dari proses peralihan armada menuju target elektrifikasi penuh pada 2030.

Berita Terkait