Politik . 28/10/2026, 22:47 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
Dalam kesempatan itu, ia menyinggung penyebutan rakyat kecil dalam diskursus marhaenisme. Ia mengingatkan kembali ajaran Bung Karno mengenai keberanian sekaligus kedudukan rakyat sebagai pemilik negeri.
"Bung Karno mengajarkan kegagahan, Bung Karno mengajarkan keberanian. Sehingga dalam forum ini kami memohon, jangan disebut lagi wong cilik. Yang dikatakan wong cilik itulah pemilik negeri ini yang sesungguhnya," kata Candra.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media