Detik-Detik Jet Pribadi Jatuh di Florida: Ada Pembentukan Es, Pilot Panik Pesawa Menukik Tajam, Lalu Hantam Tanah hingga 9 Orang Tewas
Rekaman komunikasi antara pilot dan petugas pengatur lalu lintas udara mengungkap detik-detik mencekam sebelum pesawat jatuh. Salah satu pilot sempat melaporkan adanya pembentukan es pada pesawat, turbulensi sedang, serta kondisi hujan ketika melintas di wilayah Florida Selatan.
fin.co.id - Kecelakaan tragis menimpa sebuah jet pribadi jenis Learjet 60 di Palm Beach County, Florida, Amerika Serikat, Minggu sore, 1 November 2026. Pesawat yang membawa sembilan orang tersebut jatuh setelah mengalami penurunan ketinggian secara drastis hingga menghantam kawasan permukiman dan menewaskan seluruh penumpangnya.
Di antara sembilan korban terdapat satu keluarga asal Texas, termasuk dua anak kecil berusia 4 tahun dan 2 tahun. Mereka adalah Adam Robinson dan Helen Sharp bersama kedua anaknya, Emma dan Charlie. Selain keluarga tersebut, pesawat juga mengangkut seorang pengasuh anak, dua teman keluarga, serta dua pilot.
Rekaman komunikasi antara pilot dan petugas pengatur lalu lintas udara mengungkap detik-detik mencekam sebelum pesawat jatuh. Salah satu pilot sempat melaporkan adanya pembentukan es pada pesawat, turbulensi sedang, serta kondisi hujan ketika melintas di wilayah Florida Selatan.
Pilot kemudian meminta izin untuk naik ke ketinggian lebih tinggi. Namun, situasi berubah drastis dalam hitungan detik hingga awak pesawat mengeluarkan panggilan darurat.
Baca Juga
"Kami perlu naik (ke ketinggian lebih tinggi)," ujar salah satu pilot kepada petugas pengatur lalu lintas udara.
Tak lama kemudian, seorang anggota kru menyampaikan sinyal darurat mayday ketika pesawat mulai kehilangan ketinggian dengan cepat.
"Kami turun 8.000 kaki – mayday, mayday!" seru anggota kru tersebut, sebagaimana terdengar dalam rekaman audio yang diunggah LiveATC.
Berdasarkan komunikasi radio yang dilaporkan, pesawat sempat menghadapi lapisan es tipis yang masih dapat ditangani dan turbulensi tingkat menengah. Pilot juga meminta izin untuk naik ke ketinggian 37.000 kaki, diduga untuk menghindari wilayah dengan turbulensi.
Namun, kondisi pesawat semakin memburuk. Dalam komunikasi berikutnya, pilot melaporkan pesawat turun dengan kecepatan mencapai 20.000 kaki per menit.
"Kami akan menabrak tanah," ujarnya.
Baca Juga
Jet tersebut kemudian menghantam jalan raya di kawasan permukiman Palm Beach County. Benturan keras membuat pesawat meledak dan menimbulkan bola api. Puing-puing pesawat tersebar di sekitar lokasi kejadian.
Pihak berwenang mengevakuasi sekitar 600 warga dari kawasan rumah mobil yang berada di dekat lokasi kecelakaan. Serpihan pesawat yang masih membara juga sempat memicu kebakaran kecil.
Meski kecelakaan terjadi di kawasan permukiman, pihak berwenang menyatakan tidak ada laporan korban luka dari warga di darat.
Sembilan orang yang berada di dalam pesawat dinyatakan meninggal dunia. Mereka terdiri dari dua pilot, satu keluarga asal Texas, seorang pengasuh anak, serta dua teman keluarga.
Keluarga tersebut adalah Adam Robinson dan Helen Sharp beserta anak-anak mereka, Emma yang berusia 4 tahun dan Charlie yang baru berusia 2 tahun.