Hukum dan Kriminal

Dudung Abdurachman: Dinamika di Internal Polri Jadi Momentum Penguatan Institusi

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman menilai dinamika yang terjadi di tubuh Polri, termasuk kasus yang menjerat mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo, dapat menjadi momentum untuk memperkuat dan membenahi institusi kepolisian.

Dudung Abdurachman: Dinamika di Internal Polri Jadi Momentum Penguatan Institusi
Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman. Foto: Anisha Aprilia

fin.co.id - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman menilai dinamika yang terjadi di tubuh Polri, termasuk kasus yang menjerat mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo, dapat menjadi momentum untuk memperkuat dan membenahi institusi kepolisian.

Menurut Dudung, perkembangan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi besar yang harus disikapi sebagai kesempatan untuk meningkatkan profesionalisme serta mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Polri.

"Dinamika yang terjadi di internal Polri merupakan bagian dari proses dalam kehidupan sebuah organisasi besar, sekaligus momentum untuk terus melakukan pembenahan dan penguatan institusi," kata Dudung dalam keterangannya, Kamis, 5 November 2026.

Di tengah berkembangnya berbagai informasi di tengah masyarakat, terutama melalui media sosial, Dudung memastikan kondisi keamanan dan ketertiban nasional masih terjaga dengan baik.

Pemerintah pun mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Masyarakat juga diminta terus menjaga persatuan demi mempertahankan stabilitas nasional.

"Kami ingin menyampaikan kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa situasi keamanan dan ketertiban nasional tetap terjaga dengan baik. Masyarakat tidak perlu resah dan khawatir," tegas dia.

Lebih lanjut, Dudung menegaskan pemerintah berkomitmen mengawal setiap proses yang berlangsung agar tetap sesuai dengan ketentuan hukum. Prinsip profesionalitas, transparansi, dan keadilan juga harus menjadi landasan dalam setiap tahapan.

Pemerintah, kata dia, terus mencermati perkembangan situasi untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terpelihara.

"Pemerintah berkomitmen memastikan seluruh proses berjalan sesuai hukum, secara profesional, transparan, dan berkeadilan," tegasnya.

Menutup pernyataannya, Dudung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyikapi setiap perkembangan secara bijaksana. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi dan tetap mengutamakan persatuan serta kebersamaan.

"Mari kita tetap tenang, tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, serta terus menjaga persatuan dan kebersamaan. Insya Allah, dengan kedewasaan dan kebersamaan kita semua, Indonesia akan tetap aman, damai, dan kondusif," pungkas Dudung.

Berita Terkait