Besok 1 April! HARGA BBM NAIK, Ini Jenisnya
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia beri sinyal kenaikan harga BBM per 1 April 2026 besok akibat lonjakan minyak dunia. Apa saja jenis BBM yang naik?
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia beri sinyal kenaikan harga BBM per 1 April 2026 besok akibat lonjakan minyak dunia. Apa saja jenis BBM yang naik?
Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi diperkirakan kembali terjadi mulai 1 April 2026.
Pemerintah memastikan ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Venezuela sejauh ini belum membawa dampak terhadap pasokan maupun harga bahan bakar minyak (BBM)
Kemendag menyatakan harga minyak goreng rakyat Minyakita mulai menunjukkan tren penurunan dan ditargetkan kembali sesuai HET pada Februari 2026.
Situasi di Selat Hormuz makin mencekam. Sebuah kapal tanker minyak dilaporkan tenggelam setelah ditembak saat mencoba melintasi perairan strategis tersebut pada Minggu (1/3/2026).
Konflik Timur Tengah bikin harga minyak dunia melonjak. Menteri Bahlil siapkan skenario switch impor minyak ke AS agar pasokan energi RI tetap aman.
Krisis energi global kembali memanas setelah konflik di Timur Tengah berdampak langsung pada distribusi minyak dan bahan bakar dunia.
Harga minyak dunia kembali mengalami kenaikan tajam di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran.
Kondisi yang berlangsung hingga Senin (13/4/2026) ini memicu lonjakan harga pada minyak goreng jenis curah.
Uni Emirat Arab (UEA) resmi umumkan keluar dari OPEC per 1 Mei 2026. Langkah ini diambil di tengah konflik Iran & diklaim sebagai kemenangan Donald Trump.
Lonjakan harga minyak dunia kembali memicu kekhawatiran soal potensi kenaikan harga BBM di Indonesia.
Pemerintah memastikan harga BBM subsidi tidak naik meskipun harga minyak mentah dunia saat ini melonjak tajam hingga mencapai sekitar US$110 per barel.
Isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi kembali menjadi sorotan menjelang 1 April 2026.
PT Pertamina (Persero) memastikan akan ada kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) karena imbas perang Iran dan Israel.
Tarif impor yang diumumkan Presiden Donald Trump resmi mulai berlaku pada 7 Agustus 2025, menimbulkan pertanyaan apakah kebijakan tersebut akan berdampak pada harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia
Isu kenaikan BBM subsidi kembali mencuat di tengah lonjakan harga minyak dunia akibat memanasnya konflik geopolitik global.
- Kenaikan harga minyak dunia akibat konflik geopolitik di Timur Tengah sempat memicu kekhawatiran masyarakat tentang kemungkinan naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) menjelang Idul Fitri.
Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) SPBU swasta seperti Shell, Vivo, dan BP-AKR diperkirakan kembali terjadi mulai 1 April 2026.
DPR) mendorong pemerintah untuk mulai mempertimbangkan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) sebagai langkah strategis menjaga stabilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan sinyal adanya kemungkinan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, termasuk Pertamax. Kebijakan tersebut disebut akan mengikuti dinamika harga minyak global.
Harga plastik melonjak akibat minyak bumi mahal? Dosen UGM dorong penggunaan etanol biomassa sebagai bahan baku alternatif pengganti nafta.