IRAN Ogah DITIPU 3 KALI! Teheran Tolak BERDAMAI dengan Donald Trump
Iran tidak percaya dengan tawaran damai AS setelah 2 kali dikhianati. Ini alasan Teheran menolak tim negosiasi bentukan Donald Trump di tengah eskalasi militer
Iran tidak percaya dengan tawaran damai AS setelah 2 kali dikhianati. Ini alasan Teheran menolak tim negosiasi bentukan Donald Trump di tengah eskalasi militer
Menelusuri perjalanan 12 jam dari perbatasan menuju Zanjan dan Teheran di tengah gempuran AS-Israel. Potret keteguhan warga Iran menghadapi ancaman Trump.
Ayatollah Ali Khamenei wafat di usia 86 tahun usai serangan militer terkoordinasi AS–Israel dalam Operasi “Epic Fury”. Iran umumkan 40 hari berkabung nasional.
Iran menegaskan belum ada negosiasi langsung dengan AS. Teheran hanya bertukar pesan lewat mediator di tengah ketegangan kedua negara.
Donald Trump ancam serang Iran 20 kali lipat jika aliran minyak Selat Hormuz disumbat. Ali Larijani balas dengan peringatan maut: Trump terancam dieliminasi.
Ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas setelah seorang penasihat parlemen Iran melontarkan ultimatum keras kepada Presiden AS, Donald Trump.
Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) atau Garda Revolusi Iran mengeluarkan ancaman terhadap sejumlah perusahaan teknologi besar asal Amerika.
Iran menegaskan peluang tercapainya kesepakatan akhir dengan Amerika Serikat masih bergantung pada perubahan sikap Washington dalam proses perundingan yang tengah berlangsung.
Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth mengatakan, tidak ada “kerangka waktu” untuk mengakhiri perang AS-Israel melawan Iran, yang diluncurkan tiga minggu lalu.
Iran dan Turki melakukan komunikasi intensif melalui jalur diplomatik. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, melakukan pembicaraan via telepon dengan Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan
Presiden Amerika Serikat Donald Trump tengah mempertimbangkan berbagai langkah yang bisa diambil menyusul situasi Iran yang kian memanas.
Teheran bersikeras menginginkan diplomasi, sambil bersumpah akan memberikan respons tanpa batas terhadap setiap agresi yang dilakukan AS.
Perang Iran vs AS kini bukan lagi soal senjata, melainkan adu kuat menahan penderitaan ekonomi dan militer. Siapa yang akan bertahan paling lama?
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa operasi militer Amerika di Iran kemungkinan akan segera berakhir dalam waktu dekat.
Pemerintah Iran menyatakan telah meraih kemenangan setelah Amerika Serikat menyetujui gencatan senjata selama dua minggu. Kesepakatan tersebut terjadi setelah Presiden AS Donald Trump pada prinsipnya menerima 10 poin tuntutan yang diajukan Teheran.
Laporan intelijen terbaru dari Amerika Serikat mengindikasikan bahwa China diduga sedang bersiap mengirimkan sistem pertahanan udara baru kepada Iran dalam beberapa minggu ke depan.
Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas setelah perundingan penting antara kedua negara dilaporkan gagal mencapai kesepakatan.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian membantah kabar pengunduran diri dan menegaskan tetap memimpin di tengah konflik dengan Amerika Serikat.
Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali memanas. Pemerintah Iran dilaporkan menawarkan hadiah senilai ratusan juta rupiah bagi siapa pun yang berhasil menangkap atau membunuh personel militer AS
Iran menyerang Kedutaan Besar AS di Riyadh dengan drone saat Amerika Serikat dan Israel menggempur target militer dan nuklir Iran. Eskalasi meluas ke Teluk,
Iran gempur kapal AS dengan drone tempur sebagai balasan penyitaan kapal TOUSKA! Gencatan senjata gagal, tensi militer di Teluk Oman memanas.