Helmy Yahya Resmi Jadi Komisaris Bank bjb, Siap Bawa Angin Segar lewat Rebranding dan Efisiensi

news.fin.co.id - 16/04/2025, 20:44 WIB

Helmy Yahya Resmi Jadi Komisaris Bank bjb, Siap Bawa Angin Segar lewat Rebranding dan Efisiensi

Helmy Yahya. (Instagram)

fin.co.id - Dalam gelaran Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang penuh makna, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank bjb) resmi menetapkan Helmy Yahya sebagai Komisaris Utama Bank bjb. Nama Helmy Yahya memang tidak asing di telinga publik, namun kini ia datang dengan peran baru—bukan di panggung hiburan atau layar televisi, melainkan di kursi strategis pengawasan perbankan daerah.

Penunjukan ini menjadi bagian dari penyegaran struktural di tubuh komisaris bank. Tidak hanya Helmy Yahya, rapat yang digelar tersebut juga menetapkan Mardigu Wowiek Prasantyo, atau yang akrab dikenal sebagai Bossman Mardigu, sebagai Komisaris Utama Independen. Keduanya telah melalui proses seleksi ketat dan memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), termasuk uji kemampuan dan kepatutan yang menjadi standar dalam penunjukan pejabat tinggi di sektor keuangan.

Langkah ini disambut terbuka oleh tokoh politik dan penggagas perubahan di Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Dalam sebuah unggahan video di akun Instagram pribadinya pada Rabu, 16 April 2025, Dedi menekankan bahwa keputusan ini diambil murni demi kepentingan para pemegang saham dan masyarakat Jawa Barat serta Banten.

"Salam untuk seluruh rakyat Jabar Banten dan seluruh rakyat Indonesia," ucapnya sembari menyampaikan bahwa penunjukan Helmy Yahya dan Mardigu bukan didorong oleh motif politik pribadi. "Meskipun saya politisi sejak kecil, saya bersikap profesional dan independen untuk kepentingan pemegang saham dan rakyat Jabar Banten dibanding kepentingan pribadi politik saya," tegasnya.

Advertisement

Di sisi lain, Helmy Yahya menyambut penunjukan ini dengan sikap rendah hati dan tekad kuat. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak aktif dalam dunia politik dan sepenuhnya akan fokus pada peran barunya sebagai pengawas dan pengarah strategis bank. Salah satu perhatian utama Helmy adalah pada proses rebranding serta mendorong efisiensi dalam operasional Bank bjb.

“Ini sebuah kepercayaan juga sekaligus amanah,” ungkap Helmy. “Di usia-usia sekarang memang waktunya untuk mengabdi.”

Dengan pengalaman panjangnya di dunia manajemen dan komunikasi publik, Helmy diharapkan mampu memberi warna baru pada arah bisnis Bank bjb ke depan. Fokus pada efisiensi dan optimalisasi yang ia gaungkan menjadi sinyal positif untuk memperkuat posisi bank daerah ini di tengah persaingan industri perbankan yang kian dinamis.

Penunjukan dua tokoh publik dengan latar belakang berbeda ini menunjukkan keseriusan Bank bjb dalam melakukan transformasi. Kini, publik menanti gebrakan baru yang akan dihasilkan dari kolaborasi pemikiran antara sosok-sosok independen dan profesional di balik kursi komisaris. (Hasyim Ashari)

Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis

FIN Biro Karawang Bekasi