Morgan Stanley memprediksi larangan ini bisa memotong pendapatan perusahaan chip Amerika hingga USD350 miliar sampai akhir 2027. Lebih dari sekadar larangan, ini adalah sinyal bahwa China ingin bangun sistem teknologi global tanpa Amerika.
Apa yang dilakukan China bukan cuma untuk proteksi. Ini bagian dari rencana jangka panjang membangun "ekosistem teknologi pasca-AS". Bagi Intel dan perusahaan chip Amerika lainnya, ini bukan hanya kehilangan pasar, tapi juga ancaman eksistensial. (*)