Harga BBM Turun Lagi 25 April 2025! di 40 Provinsi Indonesia, Kabar Baik untuk Konsumen

news.fin.co.id - 25/04/2025, 10:00 WIB

Harga BBM Turun Lagi 25 April 2025! di 40 Provinsi Indonesia, Kabar Baik untuk Konsumen

Pom Bensin. Image (Istimewa).

fin.co.id - Pertamina kembali memberikan kabar gembira bagi masyarakat Indonesia dengan menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi mulai Jumat, 25 April 2025. Penurunan harga ini merupakan bagian dari kebijakan penyesuaian yang dilakukan secara berkala, memberikan dampak positif bagi pengguna kendaraan berbahan bakar premium.

BBM Non-Subsidi yang Turun Harga

Beberapa jenis BBM mengalami penurunan cukup signifikan, di antaranya:

Advertisement
  1. Pertamax (RON 92):   Turun Rp400, dari Rp12.900 menjadi Rp12.500 per liter.

  2. Pertamax Turbo:   Turun Rp950, dari Rp15.350 menjadi Rp14.400 per liter.

  3. Dexlite:   Turun Rp1.000, dari Rp15.550 menjadi Rp14.550 per liter.

  4. Pertamina Dex:   Turun Rp1.100, dari Rp16.200 menjadi Rp15.100 per liter.

  5. Pertamax Green 95:   Turun Rp1.000, dari Rp14.900 menjadi Rp13.900 per liter.

Penurunan ini tentu menjadi angin segar bagi pemilik kendaraan yang mengandalkan BBM berkualitas tinggi, terutama di tengah fluktuasi ekonomi yang kerap memengaruhi daya beli masyarakat.

Daftar Harga BBM Terbaru di Seluruh Indonesia

Berikut rincian harga BBM Pertamina per 25 April 2025 di beberapa wilayah:

  • Jawa Barat:

    • Pertamax: Rp12.950 (turun Rp400)

    • Pertamax Turbo: Rp14.400 (turun Rp950)

    • Dexlite: Rp14.550 (turun Rp1.000)

  • DKI Jakarta & Sekitarnya:

    • Pertamax: Rp12.950

    • Pertamina Dex: Rp15.100

  • Sumatera Utara & Riau:

    • Pertamax: Rp13.500–Rp13.800

    • Pertamina Dex: Rp15.450–Rp15.800

  • Sulawesi & Kalimantan:

    • Pertamax: Rp13.500

    • Dexlite: Rp14.900

Harga Pertalite dan Bio Solar tetap stabil di Rp10.000 dan Rp6.800 per liter, tidak mengalami perubahan sejak Januari 2024.

Dampak Positif Penurunan Harga BBM

  1. Penghematan Biaya Transportasi:   Konsumen bisa mengalokasikan dana lebih untuk kebutuhan lain.

  2. Persaingan Pasar Sehat:   Penurunan harga memicu kompetisi sehat antarprodusen BBM.

  3. Dorongan Ekonomi:   Daya beli masyarakat meningkat, terutama bagi pelaku usaha logistik dan transportasi.

Kesimpulan

Advertisement

Kebijakan harga BBM turun oleh Pertamina ini patut diapresiasi, terutama dalam meringankan beban ekonomi masyarakat. Bagi Anda yang menggunakan BBM non-subsidi, pastikan memanfaatkan momen ini dengan mengecek harga terupdate di SPBU terdekat atau situs resmi MyPertamina.

Informasi harga dapat berubah sesuai kebijakan Pertamina. Pastikan selalu memverifikasi data terbaru sebelum melakukan pembelian.

FIN
FIN
Penulis

Penulis FIN.CO.ID