Nasional . 19/05/2025, 21:42 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
Dengan terpilihnya kembali Baha'ur Rifqi, harapan besar disematkan pada periode kepemimpinan barunya. Beberapa tantangan utama yang dihadapi BEM PTNU ke depan antara lain:
Kongres ke-VIII ini sekaligus menjadi tonggak baru konsolidasi organisasi, yang diharapkan bisa menjadi model penyelesaian konflik secara damai dan bermartabat di lingkungan organisasi kemahasiswaan.
Kongres BEM PTNU ke-VIII menjadi bukti bahwa persatuan dan musyawarah masih menjadi nilai utama di kalangan mahasiswa NU. Dengan semangat baru dan pemimpin yang kembali dipercaya, BEM PTNU siap membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, sosial, dan pergerakan mahasiswa nasional.
“Ini bukan soal siapa yang menang, tapi siapa yang mampu menjaga amanah untuk umat dan bangsa,” tutup Gus Gudfan. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media