Infrastruktur Pendukung Borobudur Diperkuat, Siap Sambut Wisatawan dan Tunjang Ekonomi Lokal

news.fin.co.id - 01/06/2025, 10:07 WIB

Infrastruktur Pendukung Borobudur Diperkuat, Siap Sambut Wisatawan dan Tunjang Ekonomi Lokal

Kawasan Candi Borobudur di Jawa Tengah (Dok Kementerian PU)

fin.co.id - Sudahkah Anda mengetahui perkembangan terbaru terkait infrastruktur pendukung Borobudur? Infrastruktur pendukung Borobudur terus ditingkatkan secara signifikan untuk mendukung kelancaran kunjungan wisata dan pelestarian situs warisan dunia ini. Seperti dikutip dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pada 1 Juni 2025, pembangunan dan penataan kawasan strategis ini tidak hanya fokus pada fasilitas fisik tapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar. Mari kita simak bagaimana infrastruktur ini disiapkan dengan rapi dan matang.

Penataan Infrastruktur Pendukung Borobudur Tahap 1 dan 2

Penataan kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) Borobudur berlangsung dalam dua tahap besar. Tahap pertama yang berjalan dari Oktober 2020 hingga Desember 2021 mencakup pembangunan gerbang-gerbang ikonik seperti Gerbang Palbapang dan Gerbang Blondo, pembangunan plaza dan concourse, serta jalan akses budaya di sekitar kawasan. Selain itu, sistem penyediaan air minum (SPAM) berkapasitas 30 liter per detik dibangun untuk 12 desa sekitar Borobudur, memastikan kebutuhan air bersih warga terpenuhi. Peningkatan pengelolaan sampah melalui TPS3R di desa-desa sekitar juga menjadi bagian penting dari tahap ini.

Kampung Seni Borobudur dan Penataan Zona Hijau di Tahap 2

Advertisement

Pada tahun 2023-2024, tahap kedua pembangunan difokuskan pada pengembangan Kampung Seni Borobudur dan penataan ruang terbuka hijau. Kampung Seni Borobudur menghadirkan fasilitas lengkap seperti 1.943 kios untuk memindahkan pedagang dari dalam kompleks candi, museum seni dan budaya, pendopo, serta amphiteater. Penataan area parkir juga menjadi bagian dari upaya mendukung kenyamanan wisatawan sekaligus meningkatkan estetika kawasan.

Dorong Perekonomian dan Pelestarian Budaya

Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Tengah, Kuswara, menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur pendukung Borobudur diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar, khususnya pelaku UMKM dan pelestari budaya. "Para pedagang dan seniman kini bisa memamerkan karya mereka dalam lingkungan yang lebih tertata dan menarik, sekaligus memberikan pengalaman wisata yang lebih baik," ujar Kuswara.

Persiapan Menyambut Kunjungan Presiden Macron dan Prabowo

Seiring dengan pembangunan ini, kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron bersama Presiden Prabowo Subianto pada 29 Mei 2025 menjadi momentum untuk menunjukkan kemajuan pengelolaan kawasan Borobudur. Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa seluruh infrastruktur di kawasan sudah berfungsi optimal, termasuk jalan akses dan fasilitas pendukung. Kunjungan ini juga sebagai simbol kebanggaan budaya bangsa Indonesia.

Infrastruktur pendukung Borobudur yang terus dikembangkan melalui penataan bertahap membawa dampak positif pada pengelolaan wisata dan ekonomi masyarakat lokal. Dengan fasilitas yang lengkap dan tertata, Borobudur siap menjadi destinasi wisata yang nyaman sekaligus pelestarian budaya yang berkelanjutan. Langkah ini juga memperkuat posisi Borobudur sebagai warisan budaya dunia yang patut dijaga bersama. (*)

Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis

Penulis FIN.CO.ID