Menkes: Masyarakat Jangan Khawatir Soal Kenaikan COVID-19 di Indonesia

news.fin.co.id - 03/06/2025, 19:57 WIB

Menkes: Masyarakat Jangan Khawatir Soal Kenaikan COVID-19 di Indonesia

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengakui adanya tren kenaikan positif COVID-19 di Indonesia.

fin.co.id - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengakui adanya tren kenaikan positif COVID-19 di Indonesia.

Meski demikian, Menkes Budi menegaskan bahwa tren kenaikan virus COVID-19 itu bukan varian yang mematikan.

"Saya sampaikan bahwa COVID itu memang terjadi kenaikan, tapi kenaikan ini adalah varian-varian yang relatif tidak mematikan," ujar Menkes Budi kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa 3 Juni 2025.

Untuk itu, ia meminta kepada masyarakat Indonesia tidak khawatir akan kenaikan kasus positif covid-19 tersebut.

"Jadi enggak usah terlalu dikhawatirkan supaya masyarakat nggak panik," katanya.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendeteksi tujuh kasus Covid-19 di Indonesia. Kasus tersebut ditemukan pada minggu lalu.

"Jumlah kasus terlapor M22 (25-31 Mei) adalah sebanyak 7 kasus," bunyi laporan data Kemenkes yang diberikan oleh Jubir Kemenkes Widyawati, Selasa, 3 Juni 2025.

Kemenkes mencatat pada periode 25 hingga 31 Mei, tingkat positivity rate mencapai 2,05 persen.

Artinya dari 100 orang yang diperiksa, terdapat 2 orang yang hasilnya positif Covid-19.

Positivity rate tertinggi di tahun 2025 terjadi pada minggu epidemiologi ke-19 yakni sebesar 3,62 persen.

Tercatat kenaikan kasus tertinggi di minggu ke-19 terjadi di provinsi Banten, Jakarta, dan Jawa Timur.

Selama tahun 2025, Kemenkes sudah memeriksa 2.160 spesimen. Dari 2.160 spesimen itu, 72 di antaranya positif Covid-19. (Anisha Aprilia)

Khanif Lutfi
Khanif Lutfi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID