Acungkan Jempol untuk Kapolri, Prabowo: Polri Harus Jadi Polisi Rakyat

news.fin.co.id - 05/06/2025, 16:21 WIB

Acungkan Jempol untuk Kapolri, Prabowo: Polri Harus Jadi Polisi Rakyat

Presiden Prabowo Subianto memuji inisiatif Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam upaya menyukseskan swasembada pangan. Foto: Dok Setpres

fin.co.id  - Presiden Prabowo Subianto memuji inisiatif Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam upaya menyukseskan swasembada pangan. Dia menyebut Polri harus bisa menjadi polisi rakyat Indonesia.

"Memang polisi Indonesia harus jadi polisi rakyat. Sama dengan yang kita terima waktu itu," kata Prabowo saat panen raya jagung serentak kuartal II di Landasan Udara Harry Hadisoemantri, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Kamis, 5 Juni 2025.

Dia mengatakan, begitupun dengan tentara. Mantan Menteri Pertahanan (Mentan) ini menegaskan, Tentara Indonesia bukanlah tentara bayaran.

"TNI tentara rakyat, kita bukan tentara bayaran," tegasnya.

Advertisement

Prabowo juga turut menyampaikan terima kasih kepada Kapolri. Pasalnya, Polri bisa memberikan kontribusi dalam membangun kedaulatan pangan bangsa.

"Ada yang selalu ngomong, tentara harus profesional, profesional arti dalam cakap dalam tugasnya. Polisi harus demikian dan saya terima kasih Kapolri, apa yang dilakukan Kapolri dengan jajaran polri selama ini mengambil inisiatif meraih suatu peran, mengatakan polisi ingin ikut serta dalam usaha kedaulatan pangan, dalam usaha swasembada pangan," tuturnya.

Prabowo menilai swasembada pangan merupakan kunci dari keamanan dan kemerdekaan rakyat. Ia menegaskan suatu bangsa harus bisa memproduksi pangannya sendiri.

"Karena swasembada pangan adalah kunci daripada keamanan. Swasembada pangan adalah kunci dari kemerdekaan. Tidak ada bangsa yang merdeka, kalau tidak bisa produksi pangannya sendiri," katanya.

Di sisi lain, Prabowo meminta agar seluruh provinsi di Indonesia harus mencapai swasembada pangan. Maka itu, kata dia, setiap wilayah harus bisa berdiri di atas kakinya sendiri.

"Bukan hanya indonesia yang swasembada pangan, setiap provinsi harus swasembada pangan. Setiap pulau harus bisa berdiri sendiri. Ini kunci kemerdekaan kita karena kita negara yang tidak lazim, kita negara yang unik, tidak banyak negara seperti kita," tuturnya.

(Anisha Aprilia)

Mihardi
Mihardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID