Pastikan Seluruh Jemaah Haji Telah Wukuf, Menag: Hingga Kini 150 Orang Wafat

news.fin.co.id - 06/06/2025, 23:42 WIB

Pastikan Seluruh Jemaah Haji Telah Wukuf, Menag: Hingga Kini 150 Orang Wafat

Jemaah haji melakukan wukuf di Arafah

fin.co.id - Menteri Agama Nasaruddin Umar memastikan seluruh peserta haji Indonesia telah menjalani wukuf di Arafah. Kini, jemaah yang sudah melakukan puncak ibadah haji itu kini semuanya tengah berada di Mina untuk melakukan lempar jumrah.

"Bisa dipastikan tidak ada satu pun jemaah yang tidak berangkat ke Arafah kemarin, kecuali yang sedang dirawat di rumah sakit dan tidak memungkinkan untuk bergerak. Mereka pun seluruhnya sudah dibadalkan," kata Nasaruddin di Mina seperti dikutip dari Antara, Jumat, 6 Juni 2025.

Nasaruddin menuturkan, untuk jemaah yang lanjut usia, difabel, maupun sakit, pemerintah telah menyiapkan skema safari wukuf, agar mereka tetap mendapatkan hak menjalani rukun haji secara sah. Pada Jumat sekitar pukul 09.00 waktu Arab Saudi, jemaah juga telah meninggalkan Mudzalifah untuk bergerak ke Mina.

"Walau ada yang sempat salah masuk tenda, yang penting mereka sudah aman, masuk tenda, makan, minum, dan siap melanjutkan pelemparan jumrah," kata Nasaruddin.

Advertisement

Dia mengapresiasi Pemerintah Arab Saudi atas bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada jemaah haji Indonesia, salah satunya kemudahan akses ambulans. Karena, kata dia, 150 jemaah haji asal Indonesia wafat.

"Jumlah kematian juga menurun drastis. Hingga hari ini tercatat sekitar 150 orang wafat. Semoga tidak bertambah," imbuhnya.

Namun ia mengingatkan, meski wukuf telah usai, jemaah tidak boleh lengah. Medan di Mina tetap berat dengan suhu yang bisa mencapai 50 derajat celsius pada siang hari.

Ia meminta jemaah tidak keluar dari tenda pada pukul 10.00 hingga 16.00 WAS untuk menghindari risiko kesehatan.

"Tempatnya (lempar jumrah) memang terlihat dekat, tapi kalau dijalani terasa jauh. Pandangan kita sering tertipu. Jadi hindari keluar tenda pada jam-jam terik," kata Menag.

Nasaruddin mengajak jemaah menjadikan lempar jumrah sebagai simbol pembersihan diri. "Jangan hanya melempar batu, tapi buang juga sifat-sifat buruk: suka marah, pelit, berbohong, mengadu domba. Tinggalkan semua di sini, pulang ke Tanah Air sebagai pribadi yang lebih baik dan suci. Insya Allah, itulah yang akan menyelamatkan kita," serunya.

Mihardi
Mihardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID