Pramono Bakal Surati Adhi Karya untuk Bongkar 90 Tiang Monorel yang Mangkrak 20 Tahun

news.fin.co.id - 11/06/2025, 15:31 WIB

Pramono Bakal Surati Adhi Karya untuk Bongkar 90 Tiang Monorel yang Mangkrak 20 Tahun

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo. Foto: Cahyono

fin.co.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan, yang berhak membongkar tiang monorel mangkrak di Jalan HR Rasunda Said dan Jalan Asia Afrika, Senayan, Jakarta, PT Adhi Karya. Berdasarkan keputusan pengadilan, kata dia, tiang monorel yang proyeknya sudah mangkrak lebih dari 20 tahun tersebut adalah milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Adhi Karya.

"Kemudian yang berhak untuk membongkar adalah Adhi Karya," kata Pramono dikutip Rabu, 11 Juni 2025.

Pramono pun bakal menyurati PT Adhi Karya agar segera melakukan pembongkaran sekitar 90 tiang monorel yang keberadaannya sangat mengganggu estetika kota. Jika PT Adhi Karya tidak mau membongkar, kata Pramono, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang akan turun tangan.

"Kami akan menyurati Adhi Karya untuk itu. Kalau kemudian Adhi Karya katakanlah tidak mampu, maka pemerintah Jakarta akan melakukan tindakan untuk membersihkan," katanya.

Advertisement

Pramono mengaku saat ini dirinya sudah mengetahui secara pasti status hukum dari tiang monorel tersebut. Sehingga proses pembongkaran seharusnya bisa segera dikerjakan.

"Persoalan hukumnya sekarang sudah kami ketahui secara detail," kata Mas Pram sapaan akrabnya.

Pramono Bakal Surati Adhi Karya untuk Bongkar 90 Tiang Monorel yang Mangkrak 20 Tahun

Pada kesempatan sebelumnya Pramono pernah menyebut, persoalan tiang Monorel itu sudah terjadi sejak era Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso alias Bang Yos. Namun keberadaan tiang Monorel mangkrak itu tidak dapat ditangani oleh gubernur-gubernur penerusnya.

"Saya tahu memang ada persoalan dan ini persoalannya ada sejak zaman mulai dari Bang Yos, Bang Foke, kemudian di era Pak Jokowi, di era Pak Ahok, Pak Anies, dan seterusnya," kata Pramono.

Pramono bertekad di era kepemimpinannya akan membabat habis tiang Monorel yang keberadaannya merusak estetika kota. Maka itu, dia bakal membersihkan puluhan tiang monorel tersebut.

"Jangan kemudian karena ada persoalan itu dibiarkan tidak ditangani. Saya malah ingin menangani itu," katanya.

(Cahyono)

Advertisement

Mihardi
Mihardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID