fin.co.id - Kabar duka datang dari dunia olahraga tarung, setelah petinju asal Rusia, Abu Yusupov, meninggal dunia secara mengenaskan di Berlin, Jerman. Pria berusia 39 tahun itu tewas akibat luka tikaman setelah terlibat konfrontasi dengan sekelompok orang pada Selasa.
Seperti dilaporkan oleh media Jerman Tagesspiegel, insiden berdarah tersebut terjadi di kawasan stasiun Gesundbrunnen. Dalam perkelahian yang berlangsung panas, Yusupov mengalami luka parah di bagian leher akibat serangan senjata tajam.
Pihak kepolisian setempat dilaporkan sempat memberikan pertolongan pertama sebelum Yusupov dilarikan ke rumah sakit oleh tim medis. Sayangnya, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Kematian Yusupov yang dikenal tak pernah terkalahkan selama kariernya di ring tinju itu langsung mengguncang komunitas olahraga.
Ucapan belasungkawa mengalir deras dari para penggemar dan komunitas petarung di berbagai penjuru dunia, mengenang sosoknya sebagai atlet tangguh yang menginspirasi banyak orang.
Dewan tinju dunia ikut berduka atas kematian Yusupov.
"WBC berduka atas meninggalnya Abu Yusupov Petinju Chechnya yang tak terkalahkan Abu Yusupov (9-0-1), 39, meninggal karena ditikam di Berlin, Jerman" katanya
Dengan pencapaian kariernya, mereka melanjutkan bahwa dalam pertandingan Januari lalu, ia memperoleh kemenangan atas Giorgi Kandelaki.
"Dia meninggal tinggalkan keluarga yang penuh kasih yang terdiri dari pasangannya dan tiga orang anak," katanya.
"Kisah kegigihan dan kecintaannya pada tinju akan selalu terukir dalam olahraga kita. Seluruh keluarga besar WBC dan Presidennya, Mauricio Sulaiman, menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga dan sahabat Abu selama masa sulit ini" pungkas Dewan Tinju. *