Ia melanjutkan, Dinas PUPR Kota Tangerang menyiapkan 400 kisdam untuk memastikan tanggul di Kali Sabi tetap dapat beroperasi mengalirkan debit air secara lancar. Terpantau, Dinas PUPR Kota Tangerang memastikan pembangunan kisdam dapat dituntaskan.
“Ada ratusan kisdam yang sudah disiapkan. Dini hari tadi kami sudah menurunkan 400 kisdam ke Kali Sabi, Periuk, 300 kisdam di Sipon, Cipondoh, serta 200 lagi sedang disiapkan untuk menanggulangi banjir di Komplek PDK Cipondoh,” tambahnya.
Dirikan Posko Kesehatan
Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan dan sejumlah puskesmas, telah mendirikan 11 posko kesehatan di berbagai lokasi terdampak banjir, Selasa (8/7/25).
Langkah ini merupakan bagian dari upaya tanggap darurat menyusul banjir yang melanda enam kecamatan di Kota Tangerang akibat hujan deras yang terjadi sejak Senin malam (7/7).
Banjir dilaporkan terjadi di belasan titik dengan ketinggian variatif mulai 20 cm hingga 150 cm mulai dari Kecamatan Cipondoh, Pinang, Cibodas, Batuceper, Karang Tengah dan Periuk.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni mengatakan, keberadaan posko kesehatan ini untuk memastikan warga terdampak, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, lansia dan ibu hamil, tetap mendapatkan pelayanan kesehatan selama masa banjir.
"Posko-posko ini kami tempatkan di titik-titik strategis yang dekat dengan lokasi pengungsian maupun pemukiman terdampak. Kami ingin memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terjaga,” ujar dr. Dini.
Sebanyak 11 posko kesehatan tersebut dikelola oleh Dinas Kesehatan Kota Tangerang dengan melibatkan tenaga medis dari puskesmas dan rumah sakit setempat.
Posko kesehatan menyediakan layanan pemeriksaan umum, pemberian obat-obatan, hingga rujukan bila diperlukan. Termasuk menyiagakan mobil ambulance 119 di sejumlah titik wilayah terdampak.
"Kami juga memantau potensi penyakit pascabanjir seperti diare, ISPA, dan penyakit kulit. Edukasi kesehatan kepada warga juga terus kami lakukan,” ujar dr. Dini.