Andre Rosiade Cabut Laporan soal Tudingan Mafia Bola di Bareskrim Polri

news.fin.co.id - 08/08/2025, 16:57 WIB

Andre Rosiade Cabut Laporan soal Tudingan Mafia Bola di Bareskrim Polri

Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade menyambangi kantor Bareskrim Mabes Polri, Jumat, 8 Agustus 2025.

fin.co.id - Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade menyambangi kantor Bareskrim Mabes Polri, Jumat, 8 Agustus 2025. Kedatangannya kali ini bukan untuk melanjutkan proses hukum, melainkan mencabut laporan dugaan pencemaran nama baik yang sebelumnya ia layangkan.

Laporan itu ditujukan kepada dua akun media sosial yang menudingnya sebagai bagian dari mafia sepak bola. Namun, setelah pihak yang dilaporkan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka, Andre memilih untuk menyelesaikan masalah secara damai.

"Alhamdulillah prosesnya sudah berjalan, pelaku meminta maaf kepada kami. Jadi hari ini saya ingin berdamai dan mencabut laporan. Mereka sudah posting permintaan maafnya," katanya saat memberikan pernyataan wartawan.

Adapun dua akun yang dimaksud adalah Danoe Kreatif Studio di platform TikTok dan Kita Bonek di Instagram. Andre melaporkan akun-akun tersebut saat kompetisi Liga 1 memasuki akhir musim, tepat setelah dirinya mendapatkan teriakan "mafia bola" ketika menonton pertandingan di Surabaya.

Advertisement

Menurut Andre, ia masih bisa menerima jika tudingan tersebut hanya disuarakan di stadion sebagai bentuk kebebasan berpendapat. Namun, ia merasa keberatan ketika tuduhan tersebut dipublikasikan secara luas di media sosial.

"Yang melawan mafia bola itu saya. Kok saya yang dituduh mafia bola? Itu harus dibuktikan secara hukum," ujarnya.

Azizah Ambil Sikap Hukum

Di sisi lain, Andre juga menyampaikan bahwa putrinya, Azizah, berencana menempuh jalur hukum terhadap sebuah akun TikTok yang dianggap menyebarkan fitnah melalui konten video yang berisi percakapan menyinggung nama baiknya.

"Azizah sudah beberapa kali memaafkan pelaku fitnah. Kali ini mungkin perlu tindakan tegas supaya ada efek jera. Sekali-sekali harus ada yang masuk penjara," bebernya.

Ia menjelaskan bahwa sebelumnya sudah ada beberapa pelaku yang sempat diproses hukum dan menjadi tersangka atas kasus serupa. Namun, kasus tersebut tidak dilanjutkan karena Andre dan keluarga memberikan maaf setelah pelaku mengakui kesalahan.

Tegaskan Bukan Bagian dari Mafia Bola

Andre kembali menekankan, seluruh langkah hukum yang diambil semata-mata bertujuan untuk membuktikan bahwa dirinya tidak terlibat dalam praktik mafia bola.

"Saya ini korban mafia, bukan pelaku. Proses hukum ini untuk membuktikan itu. Karena terlapor sudah mengakui kesalahannya dan minta maaf, saya maafkan," tuturnya.

Advertisement

Terkait isu "pemain titipan" yang menyeret nama Pratama Arhan, Andre memastikan bahwa ia tidak mengambil langkah hukum atas hal itu. Pasalnya, pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, telah memberikan klarifikasi langsung saat Andre melakukan kunjungan ke Korea Selatan.

"Kalau saya laporkan, nanti kasihan Coach Shin harus datang ke Indonesia. Lebih baik saya minta video klarifikasi dari beliau, dan semua selesai," paparnya.

Mihardi
Mihardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID